Persipura Jayapura Klarifikasi Soal Sindiran Standar Ganda Polri

Football5Star.com, Indonesia – Manajemen Persipura Jayapura buru-buru mengklarifikasi soal adanya sindiran soal standar ganda Polri dalam hal izin keamanan. Mereka menyebut kalau ada akun Twitter yang mengatasnamakan timnya.

Seperti diketahui, pada Sabtu (14/11/2020) soal izin keramaian sempat menjadi perbincangan. Bahkan Liga 1 menjadi trending topic di Twitter yang isinya keluh kesah suporter terkait kompetisi belum juga diizinkan tapi ada kerumunan lain dibolehkan.

Nah akun Twitter @PERSIPURA_ sempat ikut bersuara soal hal ini. Pemilik akun tersebut menyindir Polri yang membolehkan kerumunan tapi sepak bola tak mendapatkan izin.

“Standar ganda nih bos-bos aparat @DivHumas_Polri dalam memberikan izin keramaian. Yang jelas-jelas bikin kerumunan massa tidak ditindak malah difasilitasi, Liga 1 yang komitmen tanpa penonton malah tidak diberi izin. Jangan gitu lah bos, tidak elok dipandang masyarakat,” tulis yang mengatasnamakan Persipura akun itu.

Akan tetapi, manajemen Persipura Jayapura langsung memberikan klarifikasinya. Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano, menyebut kalau akun itu bukan resmi dari klub. Pernyataan itu jua tak mewakilkan kubu Mutiara Hitam.

Eduard Ivakdalam - Persipura - Malang - @persipurapapua1963

“Perlu saya sampaikan bahwa itu bukan akun klub Persipura, saya dapat info bahwa itu akun suporter, jadi harus diklarifikasi, akun tersebut bukan akun Twitter klub Persipura Jayapura,” kata Benhur dalam Instagram resmi klub.

“Sebab kami baca ada media yang menulis bahwa itu akun resmi Persipura, bagaimana dia tahu itu akun resmi Persipura? Jadi ini sebagai klarifikasi agar teman-teman media tidak lagi salah dalam menyampaikan informasi ke publik,” sambung dia.

Benhur menilai, tulisan itu bisa jadi pernyataan supporter atau orang lain. Tapi yang jelas itu bukan dari klub Persipura Jayapura atau manajemennya.

“Secara tegas disampaikan, bahwa kita sama-sama menunggu kepastian kompetisi, dan berharap ada kejelasan, baik dari PSSI maupun terkait izin dari Kepolisian,” tandas dia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More