Persiraja: Kalau LIB Tak Bisa Naikkan Subsidi, Klub Bisa Bangkrut!

Football5Star.com, Indonesia – Persiraja Banda Aceh berharap PT Liga Indonesia Baru (LIB) bisa menaikkan subsidi bila Liga 1 2020 dipusatkan di Jawa. Sebab kalau tidak, klub bisa-bisa bangkrut.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 memang bakal resmi dilanjut antara akhir September atau awal Oktober. Beberapa opsi sempat menjadi usulan. Mulai dari kompetisi dipusatkan di Pulau Jawa, hingga penghapusan degradasi musim ini.

Persiraja sebenarnya mengusulkan Liga 1 jua bisa digulirkan di Aceh. Tapi, kalau PSSI memutuskan dipusatkan di jawa, mereka tak masalah. Asal, dana subsidi harus ditambah.

“Kalau Liga 1 dipusatkan di Jawa, berarti subsidi ditambah. Walau sudah dibilang gaji pemain 50 persen, tapi belum cukup 800 juta itu untuk operasional. Kami sudah usulkan ke LIB sekitar Rp 1,5 miliar atau paling sedikit Rp 1,2 miliar,” bilang Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, saat dihubungi Football5Star.com.

adam mitter-persiraja-the guardian

Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, sebelumnya menyebut kalau akan sulit menaikkan dana subsidi buat klub karena pandemi COVID-19. Dia menyebut semuanya tergantung pemasukan dari sponsor. Hal ini ditanggapi oleh Rahmat.

“Kalau gak bisa minimal Rp 1,2 miliar, klub bisa bangkrut itu. Dipaksain, lalu bisa bermasalah ke pemain, pemain bisa mengadu ke FIFA kalau tunggak gaji walau sudah nego 50 persen,” papar dia.

Menurut Rahmat, ini bukan hanya permintaan Persiraja, tapi semua klub Liga 1 2020. “Itu bukan persiraja saja, semua klub minta, coba telepon Nabil (Husein) di Borneo, Pak Yoyok Sukawi bersama PSIS yang juga di Exco. Memang itung-itungan kita gak cukup 800 juta itu. Semua belum final. kami masih tunggu teknis pelaksanaan dari LIB,” pungkas Rahmat.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More