Petinggi LaLiga Sebut PSG dan Man City Anak Kesayangan UEFA

Football5star.com, Indonesia – Manchester City dan Paris Saint-Germain (PSG) tengah menjadi sorotan sejak kabar dugaan pelanggaran FFP mencuat beberapa hari lalu. Reaksi pro dan kontra berdatangan, termasuk dari para petinggi liga tetangga mereka, LaLiga.

Direktur Komunikasi LaLiga, Joris Evers, menilai harus ada tindakan tegas dari UEFA selaku federasi, terkait hal ini. Namun, di satu sisi dirinya juga tidak yakin pihak otoritas bisa berlaku adil. Pasalnya, pelanggaran tersebut juga melibatkan kalangan internal UEFA.

Sekjen UEFA kala itu, Gianni Infantino, diberitakan dengan sengaja membantu dua klub tersebut agar terhindar dari sanksi. Caranya adalah dengan menawarkan skema tertentu dan mendapatkan keuntungan dari perjanjian bawah tanah.

“Dokumen yang dikeluarkan Football Leaks menggambarkan apa yang telah terjadi selama bertahun-tahun. Menurutku, City dan PSG harus mendapatkan sanksi tegas akibat perbuatan mereka karena sudah terbukti ada kecurangan di sini,” katanya seperti dikutip dari BBC.

“Aku berharap UEFA selaku pemengang kendali, bisa berlaku adil dan memberikan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku soal pelanggaran FFP. Namun, aku juga tidak yakin mereka akan melakukan itu,” kata Evers melanjutkan.

Manchester City - Pep Guardiola - Manchester United - @ChampionsLeague
twitter: @ChampionsLeague

Manchester City dan PSG melakukan manipulasi anggaran demi menghindari sanksi FFP beberapa musim lalu. Hal tersebut dilakukan agar mereka tetap bisa melakukan aktivitas transfer mendatangkan pemain-pemain mahal tanpa khawatir tak mendapatkan pemasukan seimbang.

Comments
Loading...