Kiper Mesir Tolak Penghargaan Man of the Match

225

Football5star.com, Indonesia – Kiper Mesir, Mohamed El-Shenawy, berhasil menunjukkan performa gemilang saat menghadapi Uruguay pada laga perdana Grup A Piala Dunia 2018. Dia pun diganjar penghargaan Man of the Match pada laga tersebut.

El-Shenawy sukses membuat Luis Suarez dan Edinson Cavani tak berdaya di depan gawang. Salah satu penyelamatan hebatnya adalah saat menahan tendangan volley striker Paris Saint-Germain itu. Walau pada akhirnya harus kebobolan lewat sundulan Jose Gimenez, dirinya tetap terpilih sebagai pemain terbaik di laga tersebut.

Seusai laga, kiper 28 tahun itu diberikan sebuah trofi yang disponsori oleh minuman beralkohol, Budweiser. Namun, dia menolak pemberian tersebut karena meyakini alkohol sebagai barang yang haram.

football5star
timesnownews.com

Seperti yang diketahui, El-shenawy salah satu pemain Mesir yang beragama Islam dan memegang teguh ajaran agama. Alkohol memang menjadi minuman yang dilarang dalam ajaran islam.

Penolakan pemain yang merumput untuk klub raksasa Mesir, Al Ahly, itu terlihat di lorong ganti pemain. Ia menolak dengan sopan pemberian penghargaan tersebut dari panitia setelah melihat label Budweiser.

Aksinya tersebut tentu menuai pro dan kontra dibanyak kalangan. Di kalangan islam, hal tersebut tentu menuai pujian karena El Shenawy tetap berpegang teguh pada ajaran agama di balik hingar bingar Piala Dunia 2018.

Negera yang sempat mengalami gejolak politik beberapa tahun lalu itu memang dihuni 100 juta penduduk muslim.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.