Penalti untuk Prancis 100 Persen Salah!

408

Football Live Star

Football5Star.com, Indonesia – Timnas Prancis meraih gelar Piala Dunia kedua setelah menumbangkan Kroasia di partai puncak dengan skor 4-2, Minggu (15/7/2018). Partai tersebut diwarnai hadiah penalti yang diberikan wasit Nestor Pitana kepada Prancis yang dinilai salah oleh mantan wasit Liga Inggris.

Timnas Prancis langsung unggul pada menit ke-18 atas Kroasia berkat gol bunuh diri Mario Mandzukic. Ivan Perisic sempat membalas 10 menit kemudian melalui lesatan Ivan Perisic yang menghunjam jala gawang Prancis yang dijaga Hugo Lloris.

Sepuluh menit setelah gol Perisic, Prancis mendapat hadiah penalti. Bermula dari sepak pojok Antoine Griezmann, bola menyasar lengan Perisic yang berniat menghalau bola. Wasit Nestor Pitana pun melihat Video Assistant Referee (VAR) sebelum memutuskan memberi penalti untuk Prancis.

Griezmann sangat bahagia Prancis kalahkan Kroasia di final Piala Dunia 2018. (football5star.com / elpais.com)
elpais.com

Bagi mantan wasit Liga Inggris, Dermot Gallagher, keputusan Pitana menunjuk titik putih adalah sebuah kekeliruan. Menurut Gallagher, lengan Perisic tak sengaja menyentuh bola yang datang ke arahnya.

“Penalti itu 100 persen salah! Perisic terlalu jauh dengan bola yang tiba-tiba berbelok dari kepala pemain lawan,” kata Gallagher dilansir Football5Star.com dari Sky Sports.

“Bola itu mengenai dia. Dia tidak menggerakkan tangan ke arah bola. Dia tidak bisa dihukum handball karena itu. Sesuai peraturan dia mendapatkan pengecualian. Lengannya dalam posisi pasif. Seharusnya wasit tak memberi penalti,” ujar dia lagi.

Griezmann yang menjadi algojo penalti tersebut sukses melakukan tugasnya. Dia mengecoh kiper Kroasia, Danijel Subasic, dan membuat skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Prancis. Di akhir laga, Les Bleus menang 4-2 atas Kroasia dan meraih gelar Piala Dunia kedua sejak 1998.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.