Piala Konfederasi: Julian Draxler, Kapten Masa Depan Jerman

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Joachim Loew mengakui bahwa Julian Draxler memiliki potensi besar untuk menjadi kapten tim nasional Jerman di masa mendatang.

Keputusan Loew memberikan ban kapten kepada Draxler sempat dikritik oleh beberapa pihak. Maklum, pemain berusia 23 tahun tersebut masih minim pengalaman di level internasional.

Namun, Draxler berhasil membayar tuntas kepercayaan yang diberikan oleh sang pelatih. Atas peran besarnya membawa Jerman menjuarai Piala Konfederasi, ia mendapatkan penghargaan Bola Emas atau pemain terbaik.

“Ia telah bertumbuh menjadi seorang pemimpin di turnamen ini. Ia adalah seorang kapten yang sangat bagus, baik di dalam maupun luar lapangan,” ujar Loew seperti yang dikutip laman resmi FIFA.

Menurut pelatih berusia 57 tahun tersebut, pengalaman di ajang Piala Konfederasi 2017 ini akan menjadi hal yang sangat berharga bagi perkembangan karier Draxler, termasuk membela Der Panzer di Piala Dunia 2018 mendatang.

“Ia masih muda dan harus terus berkembang, tetapi tidak perlu diragukan lagi bahwa ia memiliki mentalitas pemenang. Ia adalah pemain yang dapat memimpin tim dalam beberapa tahun kedepan, melanjutkan generasi (Manuel) Neuer, (Sami) Khedira, (Mats) Hummels, dan (Jerome) Boateng,” tambah dirinya.

Draxler sendiri, dalam surat terbukanya, mengaku sudah tidak sabar untuk kembali ke Rusia tahun depan.

“Kami menghabiskan tiga pekan yang luar biasa di negara indah ini dan sekarang, di pengujung Piala Konfederasi, saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Kami sangat menantikan kembali ke tempat ini pada 2018,” jelas bintang Paris Saint-Germain tersebut.

Comments
Loading...