Pique Buka Suara Soal Aksi Kostum Halloween Barcelona

Bek Barcelona, Gerard Pique angkat bicara pesta kostum Halloween timnya seusai mengalahkan Getafe pada dua pekan lalu (1/11). Pique menyebut Barcelona bakal kembali melakukan perayaan Halloween dengan cara yang sama musim depan.

Kemenangan Barcelona atas Getafe memang bertepatan dengan perayaan Halloween. Oleh karena itu, para pemain Barcelona pun berkreasi dengan kostumnya masing-masing selepas laga.

Tak cukup sampai di situ, Pique dkk kemudian menyergap masuk ke dalam ruang pers Getafe untuk membuat kejutan. Padahal, saat itu striker Getafe, Fran Escriba, tengah melakukan konferensi pers pasca pertandingan.

Aksi ini langsung mengundang protes dari Presiden Getafe, Angel Torres. Dia menganggap para pemain Barcelona tak memiliki etika dalam bertindak.

“Kritik mengenai perayaan Halloween? Beberapa orang kesal karena kami menang dan merayakannya. Kami akan melakukannya kembali musim depan. Kami tahu Presiden Getafe adalah seorang fans Madrid dan dia ingin menjadi Presiden Madrid,” ujar Pique.

“Menyerbu ruang pers Getafe? Kami meminta maaf atas kejadian itu. Kami tidak tahu bahwa konferensi pers masih berlangsung. Biasanya hanya pelatih yang berbicara, dan setelah itu berakhir,”

Keesokan harinya, media-media di Madrid pun langsung mempublikasikan foto-foto ruang ganti Getafe yang disinyalir sebagai buah dari kekacauan yang dilakukan pemain-pemain Barcelona.

Mengenai hal ini, Pique membantah keras bila rekan-rekannya dianggap melakukan vandalisme di ruang ganti Getafe.

“Getafe mengacak-acak ruang ganti mereka sendiri dan kemudian mengirimkan foto-foto tersebut kepada media-media di Madrid. Itu adalah kebohongan,” tutup dia.

Comments are closed.