Polda Sulawesi Selatan Klaim Persija Tidak Mau Dikawal

Football5star.com, Indonesia – Partai final leg kedua Piala Indonesia antara PSM Makassar vs Persija Jakarta resmi ditunda. Penundaan ini tak lepas dari insiden yang sebelumnya terjadi ketika bus pemain tim tamu dilempari batu oleh oknum suporter sehari sebelum laga berlangsung.

Sejatinya laga direncanakan tetap berlangsung sesuai jadwal. Tapi kemudian PSSI membatalkan pertandngan bergengsi ini karena alasan keamanan.

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan pun menjadi sorotan. Mereka dianggap lalai dalam memberikan keamanan dan kenyamanan pada Persija Jakarta selaku tim tamu. Tudingan ini pun dijawab pihak Polda melalui Kabid Humasnya, Kombes Pol Dicky Sondani.

piala indonesia-persija-psm-tribun
makassar.tribunnews.com

“Ini menjawab ada pihak yang mengatakan situasi menjelang dan saat laga berlangsung tidak aman. Itu hoax. Kami sudah bekerja maksimal. Kami berhasil meredam kekecewaan penonton dan tidak ada yang berbuat kekacauan,” kata Dicky Sondani seperti dilansir Tribun Makassar, Minggu (28/7/2019).

“Soal pelemparan bus itu terjadi karena oknum suporter tidak mendapatkan tiket pertandingan. Kebetulan bus tim Persija lewat dan mereka melampiaskannya. Kenapa rombongan Persija tidak dikawal polisi? Itu berada di luar jadwal yang sudah ditetapkan mereka. Kami sudah berusaha maksimal,” sambungnya.

Pihak Polda Sulawesi Selatan juga menambahkan bahwa mereka sudah mengajukan diri untuk melakukan pengawalan pengamanan saat klub ibu kota melaksanakan latihan. Tapi pihak klub menolaknya.

“Mereka tidak mau dikawal, padahal Sabtu kemarin Polrestabes sedang amankan penjualan tiket yang ricuh karena banyaknya suporter,” tegasnya.

Comments
Loading...