Polemik Penunjukan Stadion GBT Jadi Venue Piala Dunia U-20 2021

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com – Penunjukan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai venue Piala Dunia U-20 2021 masih menjadi polemik. Ketum PSSI, Mochamad Iriawan meminta suporter Persebaya Surabaya legawa.

Seperti diketahui, GBT masuk ke dalam enam stadion yang diajukan PSSI ke FIFA sebagai tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021. Selain GBT, ada pula Stadion Utama Gelora Bung Karno, Stadion Pakansari, Stadion Manahan, Solo, Stadion Mandala Krida, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Tentu dengan penunjukan itu stadion-stadion terpilih bakal direnovasi agar bisa sesuai dengan standar FIFA. Imbasnya, Persebaya pada Liga 1 2020 bisa saja menjadi tim musafir. Sebab, mereka tak bisa menggunakan Stadion GBT yang akan direnovasi.

Bonek keberatan dengan hal ini. Sempat muncul petisi yang dibuat Zidan Zoro untuk menolak Piala Dunia U-20 2021 diselenggarakan di Surabaya. Meski memang, sampai saat ini baru 70 orang saja yang menandatanganinya.

Mochamad Iriawan menanggapi sikap Bonek. Pria yang karib disapa Iwan Bule itu ingin suporter Persebaya legawa karena menyangkut nama negara.

“Nasionalisme harus dikedepankan. Saya harap teman-teman Bonek mengerti tentang hal ini. Saya harap bersabar. Bykan Persebaya tidak besar, tetapi di sini ada kepentingan nasional untuk dunia,” bilang Iwan Bule dikutip dari Jawa Pos.

Salah satu pentolan Bonek, Andie Peci, dalam cuitan di Twitter, menanggapi pernyataan Iwan Bule. Dia ingin Iwan Bule memahami dahulu akar masalahnya.

“Sebaik-baiknya bersuara, pahami dulu akar masalahnyam Pak. Dan sebaiknya pula jangan menilai dan bicara tentang nasionalisme kepada Bonek dan Persebaya,” cuit Andie Peci.

Manajemen Persebaya jua ingin agar renovasi Stadion GBT tak bentrok dengan jadwal di Liga 1 2020. Mereka jua sudah mencari alternatif, semisal bermarkas di Stadion Gelora 10 November.

“Kita sudah kirim surat lama ke Pemkot untuk bisa bertemu dan mencari solusi agar Persebaya bisa tetap berkadang di Surabaya. Tapi memang belum ada tanggapan, ” ujar Sekretaris Persebaya, Ram Surahman dikutip dari VIVA.

Comments are closed.