Poll: Luiz Seharusnya Dikartumerah, Bukannya Mendapat Penalti

Paris Saint-Germain mesti puas bermain imbang 2-2 dengan Manchester City pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (7/4). PSG mungkin saja bisa menang jika penalti yang didapatkan David Luiz dieksekusi dengan baik oleh Zlatan Ibrahimovic. Namun, mantan wasit asal Inggris, Graham Poll, memandang penalti itu tidak sah.

Luiz membuat PSG memperoleh hadiah penalti pada menit ke-14. Wasit Milorad Mazic terpaksa menunjuk titik putih karena memandang Luiz diganjal oleh pemain Man. City, Bacary Sagna.

Kala itu, PSG melakukan serangan dari sisi kiri The Citizens. Umpan silang dilepaskan, namun gagal dibuang dengan baik oleh Sagna sehingga bisa direbut oleh Luiz. Sagna segera merebut bola dari Luiz. Namun, terjangannya membuat Luiz jatuh sehingga hukuman penalti dijatuhkan.

Akan tetapi, di mata Poll, insiden antara Luiz dan Sagna bukanlah penalti. Sebaliknya dia malah menilai Luiz semestinya terkena kartu merah akibat diving. Sanksi itu dipandang Poll pantas karena Luiz sudah mengantongi kartu kuning sejak menit pertama.

“Wasit menghadiahi PSG penalti ketika Luiz dengan cerdas menemukan kaki Bacary Sagna dan jatuh. Dalam kecepatan tinggi, penalti terlihat seperti putusan tepat. Tapi, sesudah mengamatinya, Luiz bisa saja dikeluarkan karena terkena kartu kuning akibat diving,” papar Poll dalam analisisnya di Daily Mail.

Beruntung bagi Man. City, PSG gagal mencetak gol dari penalti tersebut. Namun, hal itu tetap saja tidak membuat rasa tidak suka Poll terhadap Luiz hilang.

“Seperti itulah masalah dengan Luiz. Dia pintar, tapi merupakan seorang pemain menyebalkan yang selalu berusaha menjatuhkan diri ketika terkena sentuhan, sehingga menyulitkan bagi seorang ofisial yang kurang berpengalaman,” papar Poll.

Comments
Loading...