Posisinya Terancam, Garcia Tetap Kalem

Rudi Garcia mengaku tak khawatir dengan posisinya sebagai pelatih AS Roma setelah rentetan hasil buruk yang diraih I Giallorossi pada paruh pertama musim ini.

Sejak November lalu, Roma sangat sulit untuk menjaga konsistensi. Francesco Totti dkk hanya mampu memetik tiga kemenangan dalam 11 laga terakhir. Lebih parah lagi, Roma pun tersingkir dari Coppa Italia oleh tim Serie B Spezia, sebelum akhirnya bisa menutup 2015 dengan kemenangan 2-0 atas Genoa.

Hasil buruk itu membuat posisi Garcia terancam lengser. Nama-nama kandidat pengganti Garcia pun mulai muncul, antara lain Antonio Conte, Jose Mourinho, Fabio Capello, dan Marcelo Bielsa. Meski demikian, jelang partai kontra Chievo Verona yang akan digelar pada Rabu (6/1) malam nanti, Garcia mengklaim bahwa posisinya aman.

“Saya tak merasa tertekan maupun terancam (dengan potensi pemecatan). Saya sering bicara dengan presiden (James Palotta) dan (direktur) Walter Sabatini,” ujar Garcia, dilansir Football Italia.

“Saya tak mau mereka menunjukkan dukungan (terhadap saya) kepada publik. “Saya bekerja demi kebaikan Roma dan saya ingin menang di laga nanti,” pungkasnya.

Jelang laga menghadapi Chievo, Garcia meyakini bahwa skuatnya dalam kondisi prima dan mental yang kembali segar. Oleh karena itu, dirinya optimistis bisa memetik tiga poin dari laga ini.

“Setelah winter break, saya melihat tim kami sangat termotivasi. Mereka juga menunjukkan fisik dan mental yang segar,”

“Kami berlatih antusias dan penuh keceriaan. Bagi saya, itu sangat penting. Kami harus memenangi laga nanti. Kami harus meneruskan apa yang sudah kami dapatkan ketika melawan Genoa (menang 2-0 di laga terakhir).”

Comments
Loading...