Potensi Ekonomi untuk Ansan Greeners dengan Gaet Asnawi Mangkualam

Football5star.com, Indonesia – Asnawi Mangkualam merupakan salah satu pemain muda berbakat Indoneisia. Masih 21 tahun, pemain yang beroperasi sebagai bek kanan dan juga gelandang bertahan ini sudah mendapat kepercayaan penuh dari pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Maka tak mengherankan jika klub kasta kedua Korea Selatan, Ansan Greeners berkeinginan untuk mendapatkan Asnawi.

Pejabat Korea Selatan Tak Sabar dengan Kedatangan AsnawPejabat Korea Selatan Tak Sabar dengan Kedatangan Asnawi Mangkualam i Mangkualam
Goal

“Pada tanggal 19, kami memutuskan untuk mengontrak bek timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar. Dengan kontrak satu tahun dengan opsi satu tahun perpanjangan kontrak,” kata kepala tim Ansan Greeners, Joo Chan-yong seperti dikuitp Football5star.com dari KBS, Sabtu (23/1/2021).

Shin Tae-yong kepada media Korea Selatan, KBS juga menyebut bahwa Asnawi ialah pemain muda yang memiliki tekad dan semangat besar.

“Sebagai seorang bek, dia memiliki tekad dan semangat besar. Ia adalah pemain yang menjanjikan untuk timnas Indonesia,” kata Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong bahkan menyebut bahwa gaya main Asnawi sangat mirip dengan eks bek timnas Korea Selatan, Choi Hyo-jin. “Sama persis gaya mainnya dengan Choi Hyo-jin. Sangat mirip,”

Pemain asing di Ansan Greeners

Bagi Ansan, hal ini tentu saja bisa menambah kekuataan mereka untuk bertarung di K-League 2. Untuk musim ini, Ansan sendiri memiliki 6 pemian asing termasuk Asnawi.

Tiga pemain asal Brasil yakni Anderson Canhoto, Felipe Augusto, serta Bruno. Satu pemain asal Spanyol, Ismael Jorge Balea dan pemain asal Lebanon, Soony Saad.

Ansan Greeners FC, Berawal dari Klub Polisi yang Gagal Bersinar3

Yang menarik dari perekrutan Asnawi ke Ansan Greeners ialah potensi ekonomi yang bisa didapat klub ini. Kota Ansan untuk orang Indonesia yang tinggal di Korea Selatan mungkin tidak terlalu asing. Cukup banyak orang Indonesia yang tinggal di kota ini. Dari data Mei 2019, terdapat 1223 WNI yang tinggal di kota Ansan.

Menurut sejumlah pemberitaan lokal, kedatangan Asnawi akan mampu memobilasi massa untuk bisa datang ke stadion saat Ansan bertanding. Pada 2018, orang di Korea Selatan juga terkejut dengan banyaknya penonton asal Indonesia yang datang Stadion Paju untuk melihat laga tim U-23 Korsel melawan tim U-23 Indonesia.

“Ini menjadi hal bagus untuk Ansan. Efek mobilisasi untuk penonton bisa datang ke stadion jika kondisi pandemi Covid-19 mereda,” tulis media lokal Ansan.

Walikota Ansan yang juga pemilik Ansan Greeners, Yoon Hwa-seop juga menganggap kehadiran Asnawi akan membuat kotanya menjadi tempat yang banyak dikunjungi orang asing.

“Jika Asnawai yang bermain bagus di timnas Indonesia, dia juga bisa melakukan hal sama di Ansan. Dia akan menjadi kebanggaan besar untuk orang Indonesia di Ansan dan juga warga lokal,” kata Hwa-seop.

“Kedatangan Asnawi akan membuat keharmonisan antara warga lokal dengan warga asing. Jujur, saya sangat menantikan kehadirannya,” tambah Hwa-seop.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More