Presiden Boca Juniors Sedih Final Copa Libertadores Ditunda

Football5star.com, Indonesia – Leg kedua Final Copa Libertadores antara River Plate vs Boca Juniors terpaksa ditunda usai terjadi kerusuhan di luar dan dalam stadion El Monumental, Minggu (25/11/2018) dinihari WIB. Penundaan ini pun membuat presiden Boca, Daniel Angelici, sedih.

Otoritas Copa Libertadores terpaksa menunda Superclasico kali ini setelah terjadi pelemparan ke bus pemain Boca. Akibat pelemparan ini beberapa pemain Boca mengalami cedera, salah satunya adalah Pablo Perez.

Penundaan ini pun mendapat reaksi keras dari pihak Boca. Walau begitu, Angelici tetap berterima kasih karena laga ditunda disaat mental dan fisik pemainnya tidak memungkinkan.

Presiden Boca Juniors menuju ruang ganti setelah berunding dengan kubu River Plate.
clarin.com

“Penundaan laga ini membuat saya sangat sedih hari ini. Beberapa fans Rivier di luar melempari bus kami dan itu membuat kami tidak berada di kondisi terbaik untuk bertanding,” kata Angelici seperti dilansir Bein Sport, Minggu (25/11/2018).

“Saya ingin berterima kasih kepada CONMEBOL dan River. Kami bilang kami tidak mau bermain dengan cederanya para pemain akibat pelemparan itu. Keputusan ini sudah benar. Kita harus malu dengan warga kota ini, apalagi seluruh dunia sudah menunggu pertandingan ini,” imbuhnya.

Akibat pelemparan bus jelang pertandingan, Boca terpaksa mengganti bus mereka saat meninggalkan Stadion El Monumental. Tidak hanya itu, para pemain juga tidak bisa keluar dari ruang ganti pemain selama tiga jam karena situasi belum kondusif.

Comments
Loading...