Presiden Cagliari Dukung Pernyataan Leonardo Bonucci

Football5star.com, Indonesia – Presiden Cagliari, Tomasso Giulini, mengatrakan bahwa bintang Juventus, Moise Kean, tidak mengalami pelecehan rasial di Sardegna Arena dinihari tadi. Menurutnya, para penonton Cagliari memberikan respon yang wajar kepada Moise Kean.

Moise Kean menjadi korban terbaru dari pelecehan rasial di dunia sepak bola. Pemain 18 tahun itu menjadi korban ketika memperkuat Juventus di partai melawna Cagliari dinihari tadi. Ia mendapatkan perlakukan yang kurang menyenangkan dari suporter tim tuan rumah setelah mencetak gol di menit ke-85.

“Jika (Federico) Bernardeschi mencetak gol, maka saya yakin ia juga akan mendapatkan perlakuan yang sama dari para suporter. Jika (Paulo) Dybala melakukan selebrasi berlebihan setelah gol (Blaise) Matuidi, maka ia juga akan mendapatkan perlakukan serupa,” kata Tomasso Giulini dikutip dari laman Football¬†Italia.

Tomasso Giulini - Moise Kean - Cagliari - Juventus - Zimbio 2
Zimbio

“Saya tak ingin ada orang-orang yang melemparkan kritik kepada kami karena hal itu. Karena, ada beberapa pemain Juventus yang menghampiri saya dan mengatakan Kean melakukan selebrasi yang salah di hadapan para ultras.”

“Tak ada orang yang bisa menyalahkan suporter karena memberikan perlakuan yang tak menyenangkan. Dia mendapatkan cacian karena melakukan selebrasi berbau provokatif. Hal yang sama juga akan terjadi kepada para pencetak gol dengan warna kulit berbeda,” pungkas Tomasso Giulani.

Selepas insiden ini, pelatih Bianconerri, Max Allegri langsung membela pemainnya dan mengatakan bahwa Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) tak memiliki niatan untuk menghapuskan pelecehan rasial. Namun, Leonardo Bonucci malah mengkritik Moise Kean karena selebrasinya yang provokatif.

Comments
Loading...