Presiden FFF Silang Pendapat dengan Griezmann Soal Diskriminasi

Football5star.com, Indonesia – Penyerang tim nasional Prancis, Antoine Griezmann, tidak sependapat dengan Presiden FFF soal diskriminasi dalam sepak bola. Menurutnya, jika diskrimasi seperti rasialisme dan homofobia terjadi saat pertandingan, laga harus dihentikan.

Sementara belum lama ini, Presiden FFF, Noel le Graet, menyebut laga bisa dihentikan jika ada serangan rasial, tapi tidak dengan homofobia. “Homofobia memang tidak bisa diterima, terutama di Prancis. Tapi kalau levelnya sampai menghentikan pertandingan, menurutku tidak begitu,” ucap Le Graet seperti dikutip dari Sports Illustrated.

“Jika sepak bola dianggap sebagai simbol para homofobik, aku tidak setuju. Menurutku anggapan itu terlalu keras. Aku akan memastikan agar tidak ada lagi banner yang bernada menyerang seperti itu,” lanjutnya.

griezmann-barcelona-camp nou (@AntoineGriezmann)
instagram: @@AntoineGriezmann

Sementara itu, Griezmann menganggap, segala bentuk diskriminasi harus dijauhkan dari sepak bola. Bahkan jika itu praktek homofobia, pertandingan juga harus dihentikan agar menimbulkan efek jera bagi para pelakunya.

“Menurutku, hentikan saja pertandingannya jika ada lagu-lagu yang menyerang. Baik itu bernada rasialis, atau homofobik. Dengan begitu, akan timbul ketidaksenangan dari sebagian yang lain dan pada akhirnya bisa membuat pelaku berpikir ulang,” ucap pemain Barcelona tersebut dikutip dari AS.

Beberapa bulan belakangan, isu rasialisme menang kembali bergulir kencang di sepak bola. Tammy Abraham dan Marcus Rashford merasakannya di Liga Inggris. Sementara itu, Romelu Lukaku langsung menjadi korban padahal baru dua pekan merasakan atmosfer kompetisi Liga Italia.

Comments
Loading...