Presiden FIFA Turut Berempati Atas Wafatnya Patrick Ekeng

Beberapa hari lalu, sebuah tragedi kembali terjadi di dunia sepak bola. Pemain Dinamo Buchuresti, Patrick Ekeng, harus meregang nyawa saat bertanding. Kejadian itu turut membuat Presiden FIFA, Gianni Infantino, berempati.

Di laga kontra Viitorul Constanta, Ekeng bermain sebagai pemain pengganti. Namun, baru tujuh menit berlaga, Ekeng terjatuh dan tak sadarkan diri sebelum akhirnya menutup usia di lapangan hijau.

Mengetahui kejadian tersebut, Infantino langsung mengucapkan rasa belasungkawanya.

“Saya benar-benar sedih mengetahui pemain Kamerun, Patrick Ekeng telah meninggal dunia. Pada momen seperti ini, sepertinya kata-kata tidak cukup untuk menggambarkan kesedihan,” ujar Infantino seperti diberitakan Soccerway.

“Saya turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya untuk keluarga dan kerabat Ekeng. Juga untuk staf, pemain, dan fans Dinamo Bucharest, serta Tim Nasional Kamerun,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Infantino menyebut dirinya telah menerima pesan terkait sosok Ekeng. Menurutnya, pemain berusia 26 tahun tersebut adalah sosok yang dipandang.

“Saya menerima pesan dari rekan satu tim Ekeng, Dinamo Bucharest, dan mantan rekan satu timnya. Itu menunjukkan betapa Ekeng dipandang oleh semua orang,” pungkasnya.

Bagi dunia sepak bola, kejadian wafatnya seorang pemain di lapangan hijau memang bukan hal yang baru. Sejauh ini, pihak FIFA pun cukup menyoroti penyebab peristiwa-peristiwa tersebut guna mengambil langkah antisipatif. Namun, tetap saja takdir kematian memang  sulit dielakkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More