Presiden PSG Tersandung Kasus Penyuapan

Football5star.com, Indonesia – Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi harus menelan pil pahit setelah didakwa melakukan aksi penyuapan kepada para petinggi FIFA. Penyuapan tersebut dilakukan untuk mengamankan hak siar Piala Dunia.

Al-Khelaifi bukanlah satu-satunya pihak yang didakwa atas kasus penyuapan ini. Mantan Sekertaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, juga tersandung kasus ini karena dituding menerima uang haram dari Al-Khelaifi.

Menurut laporan dari media Spanyol, Diario AS, Al-Khelaifi sempat membeli rumah mewah di Sardinia, Italia. Rumah tersebut kemudian ditempati oleh Valcke yang sama sekali tak membayar uang sewa selama 18 bulan.

Nasser Al-Khelaifi - PSG - FIFA - Footradio
Footradio

Nasser Al-Khelaifi bukanlah sosok asing di dunia olah raga. Selain menjadi presiden PSG, pria 46 tahun itu juga menjadi salah satu petinggi perusahan media milik Qatar, beIN Sports.

Tak hanya itu, Al-Khelaifi juga saat ini menjabat sebagai presiden dari Asosiasi Tennis Qatar. Di dunia sepak bola, ia juga menjadi salah satu anggota Komite Eksekutif Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA).

PSG sendiri berhasil disulap menjadi salah satu klub yang disegani di Eropa berkat sokongan dana dari perusahan milik Al-Khelaifi, Qatar Sports Foundation (QSI). Berkat kucuran dana melimpah dari QSI, PSG bisa mendatangkan pemain-pemain kelas dunia.

Sebut saja nama-nama seperti Neymar, Kylian Mbappe, Angel di Maria, Thiago Silva, serta Mauro Icardi dan Edinson Cavani. Kehadiran pemain-pemain bintang tersebut berhasil membawa Les Parisien merajai Ligue 1 dalam beberapa tahun terakhir.