Presidium Slemania Beri Klarifikasi Terkait Insiden PSS vs Arema FC

Football5star.com, Indonesia – Laga pembuka Liga 1 2019 antara PSS vs Arema FC pada 15 Mei 2019, harus dinodai dengan insiden yang membuat sejumlah suporter terluka.

Slemania sebagai suporter tuan rumah memberi klarifikasi terkait insiden yang juga membuat sekjen PSSI, Ratu Tisha alami luka.

Lewat akun Twitter @slemanona2003, presidium Slemania mengatakan, mereka memohon maaf kepada suporter Arema FC yang menjadi korban dari insiden tersebut.

Presidium Slemania juga berharap ke depan hubungan persaudaraan yang sudah terlajin kembali lekat.

“Atas nama Presidium dan kerendahan hati kami, menyampaikan permohonan maaf kepada Seluruh Suporter Arema FC. Kami berharap, hubungan persaudaraan yang selama ini terjalin antara Slemania dan Aremania tidak terganggu dan akan tetap terjalin dengan baik.” kicau akun @slemanona2003, Sabtu (18/5/2019).

Ratu Tisha Jadi Korban Kericuhan Suporter di Laga PSS vs Arema FC - Antara Foto

Terkait sejumlah insiden mulai dari perobekan bendera hingga adanya suporter dari klub lain di tribun Utara Stadion Maguwoharjo. Presidium Slemania menegaskan hal tersebut bukan dilakukan oleh suporter PSS.

“Terkait penyobekan bendera/benner salah satu komunitas Aremania di tribun utara. Kami sampaikan itu tidak di lakukan oleh anggota kami”

“Saat peristiwa penyobekan tersebut, langsung segera disadari oleh Korlap Slemania dan langsung diambil tindakan tegas.”

“Terkait foto salah satu pendukung klub lain (Bukan PSS Sleman) yang juga membawa syal kebanggaan klub lain. Yang berada di tribun utara yang beredar di media sosial,”

“Kami sampaikan itu bukan anggota kami dan kami sadari hal tersebut sebagai kelalaian kami, dalam mengantisipasi “oknum” yang masuk dalam tribun utara.”

Comments
Loading...