PSG Pincang pada Le Classique, Dimitri Payet Tak Mau Jemawa

Football5Star.com, Indonesia – Olympique Marseille diuntungkan pada laga Le Classique, Senin (14/9/2020) dini hari WIB. Pasalnya, sang lawan, Paris Saint-Germain, masih tak dapat diperkuat beberapa pemain jangkar. Meskipun demikian, Dimitri Payet tak mau jemawa. Dia tetap mewaspadai Les Parisiens.

Dimitri Payet mengakui PSG akan lebih lemah dan lebih mungkin dikalahkan tanpa sejumlah pemain pilar yang positif COVID-19. Namun, dia mengingatkan, Les Parisiens masih memiliki pemain-pemain lain yang tak kalah bagus.

“Tentu saja kami tahu siapa yang menjadi perbedaan di tim itu. Kami tahu, jika mereka tak ada, tentu lebih baik. Namun, masih ada beberapa pemain berkualitas bagus dan akan tetap menyulitkan,” ujar Dimitri Payet seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi Ligue 1.

Dimitri Payet meyakini PSG akan tetap kuat pada Le Classique meski tak diperkuat beberapa pilar.
Getty Images

Dalam pandangan Payet, dengan materi pemain yang dimiliki PSG, laga Le Classique tetap akan ketat dan menarik. Tak akan mudah bagi Marseille mendulang kemenangan, apalagi membalas kekalahan 0-4 yang diderita di Parc des Princes pada musim lalu. Kekalahan 0-1 dari Racing Lens bukan berarti Les Parisiens jadi mudah ditaklukkan.

“Mereka rentan dalam menghadapi serangan balik. Itu yang kita bisa lihat saat lawan Lens. Namun, kami memperkirakan laga nanti akan sulit. Kami harus betul-betul pintar saat menguasai bola,” urai Dimitri Payet lagi.

Payet Yakin PSG Tak Mau Rusak Rekor Le Classique

Ada hal lain yang membuat Dimitri Payet sangat waspada. Itu terkait rekor Paris Saint-Germain pada Le Classique. Dalam 20 edisi terakhir, Les Parisiens tak pernah kalah dari Les Phoceens.

Paris Saint-Germain diyakini akan tampil beda dari saat kalah lawan Racing Lens.
Getty Images

“Pemain terbaik mereka absen, tapi kami tak boleh lupa bahwa PSG tak akan bermain melawan kami seperti saat menghadapi Lens. Mereka tentu tak ingin rangkaian tak terkalahkan (pada Les Classique) terhenti,” ucap Payet.

Lebih lanjut, pemain yang pernah membela West Ham United itu berujar, “Kami ingin mengakhiri itu. Tak peduli siapa pun pemain mereka yang akan absen, kami harus bersiap dengan matang untuk laga ini.”

Kewaspadaan Dimitri Payet juga diamini pelatih Andre Villas-Boas. Meskipun menilai saat ini adalah kesempatan emas bagi Marseille untuk memenangi Le Classique, mereka tak boleh jemawa. “Saya kira kekalahan pada Kamis lalu akan membuat mereka tampil dengan lebih kuat. Mereka ingin para pemain bangkit,” kata dia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More