PSM Makassar Rugi Bandar Karena Main di Stadion Pakansari

Football5star.com, Indonesia – Munafri Arifuddin mengatakan bahwa PSM Makassar harus mengeluarkan uang yang cukup besar untuk menggunakan Stadion Pakansari di ajang Piala AFC musim ini. Oleh karena itu, ia siap mengajak Pemprov Sulawesi Selatan untuk merenovasi Stadion Mattoanging.

Pasukan Ramang terpaksa harus menjadikan Stadion Pakansari sebagai markas di kancah Asia karena Stadion Mattoanging tak layak untuk dijadikan kandang. Dari tiga partai kandang Piala AFC yang digelar di Pakansari, Eero Markkanen dkk berhasil meraup dua kemenangan dan satu imbang.

“Kalau musim depan kita lolos Piala AFC lagi, saya mau kita main di sini (Stadion Mattoanging) saja deh. Coba bayangkan, kita harus main di luar Makassar (Pekansari, Kabupaten Bogor), pengeluaran besar dan tidak ada income,” kata Munafri Arifuddin dikutip dari laman Sulsel Ekspres.

Paial AFC - Munafri Arifuddin - Stadion Pakansari - PSM Makassar 2
football5star.com/YohanesBudiSatrio

“Mana biaya sewa stadion, biaya pesawat, dan lain-lainnya. Anggap saja kisaran lima ratus juta satu kali. Kalau empat laga berarti sudah dua miliar. Uang dua miliar itu kalau dibelikan kursi, dengan harga Rp200 ribu per kursi, itu artinya sudah ada 10 ribu kursi yang terpasang,” katanya menambahkan.

Status kepemilikan Stadion Mattoanging yang masih belum jelas membuat PSM sedikit kesulitan untuk melakukan pemugaran. Namun, Munafri Arifuddin tetap optimis pihak Pemprov Sulawesi Selatan akan membantu usaha Juku Eja untuk merenovasi markasnya tahun ini.

“Ini akan kami ajukan ke pihak pemerintah. Dan sudah seharusnya pemerintah mendukung hal itu,” pungkas pria yang kerap disapa Appi tersebut.

Comments
Loading...