PSMS Medan: Kami Bayar Gaji Pemain 60 Persen Sejak Agustus!

Football5Star.com, Indonesia – PSMS Medan mengaku kalau sudah sejak Agustus hingga saat ini selalu membayar gaji pemain sebesar 60 persen. Hal itu merupakan salah satu komitmen mereka untuk menatap kompetisi meski kini tak jelas.

Seperti diketahui, PSSI sebenarnya membolehkan klub membayar gaji pemain sebesar 25 persen kepada pemain sampai Agustus. Lalu sebulan sebelum kompetisi yang awalnya direncanakan dihelat Oktober, klub harus membayarkan gaji minimal 50 sampai 60 persen.

Hal itu yang diterapkan oleh PSMS Medan. Mereka ingin pemainnya bisa fokus dan bekerja keras dalam latihan karena gajinya sudah sesuai dengan instruksi PSSI, bahkan lebih besar.

PSMS Medan: Pikirkan yang Cari Makan di Sepak Bola

“Wah kami itu sejak Agustus lalu September ini kami bayar gaji selalu 60 persen, itu kami selalu taati agar pemain juga nyaman di sini,” ungkap Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja, saat dihubungi Football5Star.

Meski diakui oleh Julius Raja, PSMS sebenarnya mengalami kerugian akibat belum jelasnya nasib kompetisi. Penundaan Liga 1 dan Liga 2 yang harusnya digelar Oktober ini, jelas bikin pengeluaran mereka akan membengkak.

“Ya jelas rugi. Gak setimpal, dapat 150 juta sebulan, ini molor satu bulan, ruginya 600 juta, karena biaya 750 juta (per bulan). Sementara dapat subsidi segitu, sisanya nombok lah. PSSI LIB saja kasian, ini sudah main di tingkat tinggi. Kita berdoa saja supaya sepak bola Indonesia lebih baik,” tutup dia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More