PSS Menang, Seto Nurdiyantoro Masih Kurang Puas

Football5star.com, Indonesia – Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, merasa kurang puas dengan performa anak asuhnya dalam partai melawan Bhayangkara FC, Jumat (4/10) lalu. Menurutnya, PSS gagal menunjukkan penampilan terbaik di Stadion PTIK.

PSS Sleman memang berhasil membawa pulang tiga poin berkat dua gol Yevhen Bokhashvili. Namun, Laskar Super Elja dipaksa untuk bermain bertahan dan hanya mengandalkan serangan-serangan balik untuk bisa memastikan kemenangan. Beruntung, Bhayangkara FC gagal menciptakan gol balasan.

“Saya tidak pernah menyuruh pemain untuk menurunkan tempo permainan. Sebenarnya, saya ingin permainan tetap berjalan terbuka. Permainan kami di lini tengah sedikit kacau karena ada gelandang bertahan dengan posisi liar,” ujar Seto Nurdiyantoro di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

Seto Nurdiyantoro - PSS Sleman - Bhayangkara FC
football5star.com/KenzaEmeraldy

“Jadi, akhirnya kami sering kena serangan dari Bhayangkara FC. Hal itu yang jadi evaluasi kami mengenai bagaimana suatu saat kami akan bermain dengan situasi yang berbeda,” sambung pria berumur 45 tahun itu menambahkan.

Kemenangan atas Bhayangkara sendiri memutus tren negatif PSS. Sebelum meraih tiga poin di Stadion PTIK, Guillherme Batata dkk memang gagal meraih kemenangan dari lima pertandingan Liga 1 terakhirnya.

Kini, tambahan tiga poin membuat PSS berhak menempati posisi tujuh klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 32 poin dari 22 partai. Selepas jeda internasional, mereka akan berusaha untuk memperpanjang tren kemenangan ketika menjamu Kalteng Putra di Stadion Maguwuharjo.