PSSI Angkat Tangan Soal Kesejahteraan Pemain Saat Pandemi Corona

Football5Star.com – PSSI menyerahkan ke klub soal kesejahteraan pemain di tengah pandemi virus corona COVID-19. Hal itu menurut Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, sudah didiskusikan oleh para klub sebelum menunda liga.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyepakati kalau klub-klub dibolehkan untuk membayarkan gaji pemainnya maksimal 25 persen dari nilai kontrak yang ada. Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan keuangan klub-klub yang berkompetisi di Liga 1 maupun Liga 2.

Tentu, hal ini berimbas kepada kesejahteraan pemain. Namun, PSSI sendiri mengaku sudah memberikan asuransi kepada pelatih dan pemain Timnas Indonesia. Ini sudah menjadi antisipasi pihaknya.

“Berkaitan dengan kesejahteraan pemain dan pelatih tak ada sponsor tentunya PSSI sudah memberikan asuransi kepada pelatih timnas dan pemain, namun demikian ini dalam keadaan force majeure. Tentunya ini menjadi antisipasi kami,” bilang Iriawan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi X DPR RI.

Akan tetapi memang, lanjut Iriawan, semuanya tentu kembali lagi ke masing-masing klub. Apalagi sudah ada kesepakatan soal pembayaran gaji dalam masa-masa kahar.

“Pemain bola berada di klub-klub, sehingga itu menjadi maksimal bagi klub untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kesejahteraan dan sebagainya,” papar dia.

Lalu berkaitan dengan gaji 25 persen, pria yang karib disapa Iwan Bule itu mengaku sudah diperhitungkan secara matang. “Kami sudah melakukan pengkajan yang mendalam sehingga kami putuskan 25 persen dan itu melihat keadaan masing-masing klub. Kami juga melakukan diskusi dengan para pemilik klub,” pungkas dia.

Liga 1 2020mochamad iriawanPSSI