PSSI: FIFA dan AFC Tak Masalahkan Rangkap Jabatan

Football5star.com, Indonesia – Jabatan plt Sekjen PSSI yang diemban oleh Yunus Nusi dianggap melanggar statuta. Hal ini dikarenakan Yunus rangkap jabatan sebagai anggota Exco PSSI.

Menanggapi hal tersebut, PSSI yang diawakili oleh Head of Media PSSI, Eko Rahmawanto menyebut bahwa Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen PSSI tidak melanggar statuta.

4 Klub Tolak Liga 1 2020, PSSI Belum Terima Surat Resminya Yunus Nusi Janji Tak Akan Overlap Seperti Ratu Tisha PSSI Soroti Dugaan Nepotisme di Tubuh PT Liga Indonesia Baru. Liga 1 2020 dilanjutkan

“Posisi pak Yunus Nusi sebagai Plt Sekjen sekaligus anggota Exco yang jelas tidak melanggar statuta. FIFA dan AFC juga telah memberikan dukungan dan tidak mempermasalahkan hal ini. Korespondensi dengan FIFA dan AFC pun langsung ke Plt Sekjen PSSI,” kata Eko Rahmawanto seperti dikutip Football5star.com dari halaman resmi federasi, Sabtu (1/8/2020).

“Bila nanti pak Yunus dikukuhkan sebagai Sekjen PSSI secara definitif, beliau pasti akan mengundurkan diri dari anggota Exco PSI. Saat ini Plt Sekjen juga terus melakukan komunikasi dengan baik ke FIFA dan AFC,” tambahnya.

PSSI dihalaman resminya juga menyebut bahwa posisi Sekjen yang dirangkap oleh Komite Eksekutif juga pernah dilakukan oleh Joko Driyono pada tahun 2017. Saat itu, Joko Driyono yang juga menjadi Wakil Ketua Umum PSSI merangkap sebagai Plt Sekjen PSSI selama empat bulan hingga terpilihnya Sekjen deinitif.

Saat dilantik untuk gantikan sekjen sebelumnya, Ratu Tisha, Yunus juga mengakui bahwa dirinya memang rangkap jabatan sebagai anggota Exco PSSI.

“Alhamdulillah, Ketum sudah mengumumkan secara resmi Plt Sekjen PSSI. Iya masih Exco, merangkap. Saya akan laksanakan tugas ini sesuai dengan kaidah-kaidah keorganisasian,” ucap Yunus seperti dikutip dari cnnindonesia.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More