PSSI Surati FIFA, Minta Penjelasan Soal Sanksi Berat

Football5Star.com – PSSI langsung menyurati FIFA untuk meminta penjelasan soal sanksi berat yang diterima Indonesia. Mereka ingin ada hal yang rinci soal tuduhan kepada Indonesia.

Dikutip dari laman resmi FIFA, Indonesia mendapatkan sanksi karena dianggap melanggar kode disiplin pasal 12 dan 16. FIFA akhirnya menghukum Indonesia bertanding sekali tanpa penonton dan denda 200 ribu Swiss franc atau sekitar Rp 2,8 miliar.

Dasar hukuman itu, FIFA menuduh suporter Indonesia biang kerusuhan di Bukit Jalil. Suporter Indonesia dianggap lebih dahulu menyulut kerusuhan karena menyalakan dan melempar petasan ke arah pendukung tuan rumah.

PSSI dalam laman resminya menyebut kalau surat FIFA tertanggal 23 Desember 2019, hanya menyebutkan pelanggaran disiplin pemain dan ofisial serta keamanan pada pertandingan penyisihan Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia pada 19 November 2019 lalu Tak ada penjelasan yang rinci.

“Kita sudah bersurat ke FIFA. Jadi, kita ingin penjelasan lebih rinci atas keputusan sanksi itu,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Hukuman itu berarti membuat Indonesia harus tampil tanpa penonton saat menjamu Uni Emirates Arab (UEA) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 31 Maret 2020.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More