PSSI Belum Jamin Liga 1 Dihentikan Lagi Kalau Ada Pemain Kena COVID-19

Football5Star.com, Indonesia – Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, belum bisa menjamin kalau Liga 1 akan kembali dihentikan andai nantinya ada pemain yang terpapar COVID-19. Intinya, kata dia, semangat untuk menjalankan kompetisi ini semata-mata demi Timnas Indonesia.

Seperti diketahui, Liga 1 2020 rencananya akan kembali digulirkan per 1 Oktober mendatang. Partai antara PSS Sleman vs Persebaya akan menjadi gong penanda kompetisi kembali dilanjutkan setelah tertunda sejak awal Maret lalu.

Tentu, menggulirkan liga di tengah pandemi COVID-19 akan sangat riskan. Tak bisa ditampik kalau pemain sangat rentan tertular virus mematikan tersebut. Apalagi, belum ada tanda-tanda penurunan kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia.

“Berkaitan jika ada pemain yang terkena COVID-19, tentunya akan berpengaruh kepada kompetisi. Mulai dari jalannya pertandingan, hak siar, hotel maupun transportasi,” kata Mochamad Iriawan kepada wartawan.

“Kami akan jawab pertanyaan ini kira-kira mendekati kompetisi dimulai. Kompetisi nantinya akan betul-betul menjadi kesepakatan bersama. Kami, PSSI, bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19,” sambung dia.

Beberapa hal antisipasi memang sudah disiapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 2020 dan PSSI. Nantinya paling tidak tiap tim harus melakukan tes swab paling tidak 11 kali.

“Lewat bergulirnya lagi Liga 1 dan 2 kami ingin menunjukkan ke dunia kalau Indonesia sudah siap untuk hidup berdampingan dengan COVID-19 dan menerapkan sistem new normal,” pungkas Iriawan.

Liga 1 2020mochamad iriawanPSSI