LIB Terlilit Utang, Sriwijaya FC Minta Liga Ditunda

Football5Star.com – Sriwijaya FC meminta Liga 2 ditunda untuk sementara waktu karena PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator masih terlilit utang. Hal itu mereka sampaikan langsung kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Sebelumnya memang Sriwijaya FC yang mengutus Wakil Dirutnya, Hendri Zainudin, menghadap BOPI. Mereka meminta BOPI jadi fasilitator pertemuan dengan LIB yang menunggak utang yang belum terselesaikan sejak 2017 dengan nilai mencapai Rp 3,4 miliar.

Bahkan, saat diwawancarai wartawan, Zainudin ingin BOPI menunda Liga 2 2020 karena permasalahan tersebut. Sebab, LIB tentu harusnya sebagai operator menyudahi terlebih dahulu utangnya baru menggelar musim baru.

LIB Terlilit Utang, Sriwijaya FC Minta Liga Ditunda
Rilis BOPI

“Kenapa operator liga profesional masih menunggak ke klub. Kami tidak melihat klub yang lain, tapi Sriwijaya sudah dua tahun bahkan hampir tiga tahun, dibayar tapi dicicil. Kami juga minta kalau belum ada penyelesaian yang baik, ditunda saja kompetisi Liga 2 ini,” ungkap Zainuddin.

Ketua Umum BOPI Richard Sam Bera, merespons pengaduan SFC. Dia meminta kepada manajemen untuk memberikan data dukung yang detail terkait kronologis dan dokumen tunggakan.

“BOPI harus tahu terlebih dahulu detail masalah ini, makanya kita butuh data dukung. Kalau sudah lengkap, kita akan bantu push (dorong) penyelesaiannya oleh PT LIB,” kata Richard.

Richard menekankan BOPI senantiasa berusaha menata penyelenggaraan olahraga profesional dengan baik. Termasuk bagaimana seluruh klub dan operator menyelesaikan seluruh tanggungan.

“Kita akan bantu Sriwijaya FC dengan cara memfasilitasi atau memediasi penyelesaiannya dengan PT LIB. Tetapi bukan hanya Sriwijaya FC saja, tetapi juga semua. BOPI juga membantu semua termasuk klub, para pemain dan juga operator (PT LIB), agar olahraga profesional semakin maju, khususnya sepakbola profesional” pungkas Richard.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More