Pulang dari Kroasia, Masih Ada yang Mengganjal di Hati Witan Sulaiman

Football5star.com Indonesia – Pemusatan latihan di Kroasia sudah dijalani timnas U-19 Indonesia dengan beragam hasil positif dan negatif. Menjelang kepulangan, ternyata masih ada yang mengganjal di hati salah satu pemain timnas U-19, Witan Sulaiman.

Witan mengaku puas dengan materi latihan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong selama dua bulan menjalani pemusatan latihan di Kroasia. Hanya saja, menurut dia masih ada yang kurang.

Pemain Timnas U-19 Bisa Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026 Timnas U-19 Jajal Raksasa Kroasia Pengganti Bosnia, Ini Jadwalnya Hajduk Split Pemain Timnas U-19 Indonesia Lanjutkan Karier di Eropa Saja Jadwal Live TV Timnas U-19 vs Bosnia Herzegovina Timnas U-19 vs Makedonia Utara Jadi Laga Perpisahan Witan Sulaeman
pssi.org

“Pelatih memberikan kami banyak materi latihan dan kami selalu fokus untuk mengikuti arahannya. Meski begitu, kami masih ada kekurangan dan evaluasi untuk tim. Karenanya, kami harus cepat perbaiki dan selalu bekerja keras,” kata Witan Sulaiman dikutip Football5star.com dari laman PSSI.

Hampir senada dengan pemikiran kapten timnas U-19 Indonesia, David Maulana. Dua bulan pemusatan latihan dengan 11 uji tanding memang disyukurinya. Namun, juga tak membuatnya lantas berpuas diri.

Banyak manfaat, pengalaman dan pelajaran yang kami dapatkan disini. Kami rasa tim semakin kompak, solid dan matang. Kami harus terus belajar dan jangan cepat puas karena akan mengikuti Piala AFC dan Piala Dunia U-20 mendatang,” kata David Maulana.

Antonio Marin saat tos dengan David Maulana sebelum laga timnas U-19 Indonesia vs Kroasia.
Twitter @HNS_CFF

Berbeda dengan David Maulana dan anggota skuat lain, Witan Sulaiman tak ikut pulang ke Indonesia pada Senin (26/10/2020). Pada Minggu (25/10/2020), da langsung terbang ke Serbia untuk kembali ke klubnya, Radnik Surdulica.

Selama dua bulan di Kroasia, timnas U-19 Indonesia menjalani 11 uji tanding, Pada September, mereka menghadapi Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), Qatar (2-1 dan 1-1), Bosnia Herzegovina (0-1), dan Dinamo Zagreb (1-0). Lalu pada Oktober melawan NK Dugopolje (3-0), Makedonia Utara (4-1 dan 0-0), Hajduk Split (4-0).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More