Rafinha Masih Simpan Kekesalan kepada Niko Kovac

Football5Star.com, Indonesia – Sudah tak lagi berseragam Bayern Munich, Rafinha masih memendam kekesalan mendalam terhadap pelatih Niko Kovac. Dia menilai sang pelatih tidak berlaku adil kepada dirinya dan beberapa pemain lain.

“Sepertinya memang tidak cocok saja antara aku dan dia. Mungkin dia tidak memercayaiku,” ungkap Rafinha seperti dikutip Football5Star.com dari Sport Bild. “Secara keseluruhan, banyak tekanan pada tahun pertama Niko Kovac dan banyak pemain yang kecewa.”

Secara khusus, bek kanan yang kini sudah bergabung dengan Flamengo itu sangat kecewa tak diberi kesempatan tampil pada laga terakhir Bayern Munich pada akhir musim lalu. Berbeda dari Arjen Robben dan Franck Ribery, dia hanya berada di bangku cadangan.

Rafinha kembali mengungkapkan kekesalan terhadap pelatih Niko Kovac di bayern Munich.
kicker.de

“Itu adalah pukulan telak dan klimaks negatif. Aku sangat kecewa. Pelatih tahu itu adalah laga terakhirku, tapi dia merampas laga perpisahanku,” ujar Rafinha mengenang laga Bayern vs Eintracht Frankfurt pada pekan pamungkas Bundesliga 1.

Bukan hanya itu, Niko Kovac juga tak memberikan kesempatan tampil kepada Rafinha pada laga final DFB Pokal melawan RB Leipzig. Padahal, Ribery saja diturunkan pada menit ke-87 untuk menggantikan Kingsley Coman.

Dalam pandangan Rafinha, kekecewaan muncul setelah Niko Kovac tak lagi melakukan rotasi. Hal itu membuat banyak pemain merasa terpinggirkan dan frustrasi. Selain dirinya, pemain lain yang nyata-nyata kecewa berat adalah Renato Sanches.

“Pada awalnya, ada rotasi yang dilakukan Niko, tapi mungkin terlalu banyak. Setelah itu, hampir benar-benar terhenti. Banyak pemain berkualitas yang secara permanen tersingkir. Hal itu menimbulkan ketidakpuasan,” ucap pemain berumur 33 tahun itu.

Tak heran bila Rafinha tak memasukkan Niko Kovac ke daftar pelatih terbaiknya selama di Bayern Munich. Dia menunjuk Pep Guardiola dan Jupp Heynckes di posisi teratas, lalu diikuti Carlo Ancelotti.

Comments
Loading...