Ramuan Kuno Jadi Rahasia Lionel Messi Sulit Ditandingi

Football5star.com, Indonesia – Pada periode 2013, permainan Lionel Messi bersama Barcelona alami keterpurukan. Faktor cedera yang membuat Messi bermain buruk saat itu.

Cedera yang tak kunjung sembuh membuat Lionel Messi disarankan untuk bertemu dengan dokter asal Italia. Ialah dokter Giuliano Poser yang kemudian memperbaiki Lionel Messi hingga sulit tertandingi hingga saat ini.

Barcelona vs Real Sociedad - Lionel Messi - Liga Spanyol - @fcbarcelona 2

Dikutip Football5star.com dari The Sun, Minggu (29/3/2020) Messi mengakui bahwa pada 2013 dirinya memang bertemu dengan Poser. Dokter Poser yang menurut Messi mengubah gaya hidupnya.

Sosok dokter Poser bukan dokter sembarangan. Di Italia, ia dikenal sebagai sosok yang sudah menggeloti dunia dokter olahraga lebih dari dua dekade. Poser juga selalu menggunakan metode yang berbeda untuk menangani kasus pemulihan fisik dan mental pesepak bola.

Poser disebut memberikan Messi sejumlah nutrisi dan ramuan dari bunga Bach untuk membuat pemain berjuluk La Pulga di periode 2013 bisa kembali pada puncak permainan.

Metode pendekatan yang dilakukan Poser selama ini memang selalu menggunakan bunga bach, nutrisi alami, serta menggunakan terapi koreksi postural untuk mengobati tulang punggung pemain.

Tidak itu saja, dokter Poser juga menggunakan kinesiologi yakni ilmu untuk mempelajari gerak tubuh manusia. Di level tertentu, Poser juga selalu menerapkan sesi psikologis untuk membuat nyaman si pemian.

Namun yang paling penting untuk kasus Messi ialahn asupan nutrisinya. Menurut Poser, Messi yang juga memiliki kelainan genetik pada tubuhnya harus selalu menjaga pola makan.

“Sayuran, buah, dan air mineral yang baik untuk menjadi bahan bakar otot Anda. Hindari makanan yang mengandung pestisita,” ucap Poser.

Terapi bunga Bach

Obat bunga Bach telah dikembangkan oleh ahli Homeopati asal Inggris, Edward Bach pada 1930. Back mengatakan bahwa embun yang ada di kelopak bunga ini bisa digunakan sebagai obat menekan kondisi emosional seseorang.

Bunga bach ini diyakini bisa membuat seorang pasien bisa mendapat keseimbangan dan mengatur energi negatif berlebih yang ia rasakan.

“Penyakit di dalam tubuh tidak lain karena hasil ketidakharmonisan antara jiwa dan pikiran,” kata Bach mengenai bunga yang ia temukan dan awalnya dianggap sebagai tanaman liar tersebut.