Rangkap Jabatan Jadi Manajer Timnas, Mochamad Iriawan Ingin Tak Ada Polemik

Football5Star.com, Indonesia – Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, buka suara terkait dirinya yang jua menjadi manajer Timnas U-19 Indonesia. Dia menjelaskan mengapa mengisi posisi tersebut dan ingin tak ada polemik.

Seperti diketahui, Mochamad Iriawan sempat berujar akan menjadi manajer Timnas U-19 Indonesia untuk sementara. Hal itu dia lakukan guna mengisi kekosongan posisi tersebut untuk mendampingi Timnas U-19 menuju Piala Dunia U-20 2021.

“Jadi begini, sementara belum ada manajer sehingga saya ditunjuk dan ini sesuai Keppres. Tapi belum resmi ada tanda tangan Keppres,” kata Mochamad Iriawan.

Jabat Manajer Timnas U-19, Keputusan Mochamad Iriawan Menggelitik Ketum PSSI: Saya Minta Shin Tae-yong Melibas Vietnam! Penjelasan Logis PSSI Soal Liga 1 2020 Tanpa Degradasi PSSI Soal Biaya Mahal Tes COVID-19 Klub Liga 1: Insya Allah Ditanggung Tiga Klub Tolak Liga 1 Dilanjutkan, Ini Langkah Ketum PSSI Diberi Lampu Hijau Cari Pemain Keturunan, PSSI Langsung Bergerak

“Soal itu sudah disaksikan Menpora (Zainudin Amali), jadi nanti ada Ketua tim penyelenggara, PUPR yang bertanggung jawab terhadap venue, dan saya Ketua Timnas atau Prestasi Timnas,” sambung dia.

Iriawan menyebut kalau jabatan itu tak akan selamanya dipegang. Nanti kalau ada Keppres-nya, dia jelas akan menyerahkan kepada orang lain.

Nah ini Keppres-nya sedang dibuat. Jadi sementara belum ada manajer, saya di-hire dulu. Nantinya kalau sudah ada saya serahkan, tapi harus betul-betul memajukan Timnas,” papar dia.

“Saya sendiri menjadi Ketua Timnas kita karena sampai sekarang belum dapat sosoknya. Ini tanggung jawab saya ke Timnas untuk terus bersama mereka, ini bentuk tanggung jawab saya,” bilang eks Kapolda Jawa Barat itu.

Dia berharap hal ini jangan sampai dibuat polemik. “Tak usah menjadi polemik. Lebih baik fokus mendukung Timnas U-19 saja untuk memberikan yang terbaik,” tutup Mochamad Iriawan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More