Ranieri Akui Leicester Akan Jadi Underdog Di Liga Champions

Leicester City akan menjadi tim debutan di Liga Champions musim depan. Manajer The Foxes, Claudio Ranieri, menyadari bahwa tim besutannya memang bukan unggulan menatap kompetisi level tertinggi kompetisi antarklub Eropa.

Tiket ke Liga Champions didapat oleh Leicester setelah menjadi juara Liga Inggris. Itu akan menjadi kali pertama mereka ambil bagian di Liga Champions dalam 132 tahun sepanjang sejarah berdirinya klub.

Sebagai juara Liga Inggris, Leicester akan menempati posisi pot 1. Itu berarti mereka akan terbebas dari klub-klub unggulan sepert Barcelona, Real Madrid, Bayern Munich, atau Juventus di fase grup.

Kendati demikan, Ranieri bilang bahwa Leicester juga menjadi tim yang paling ingin dihadapi oleh tim-tim lain dari pot yang lainnya juga.

Sadar dengan status nonunggulan milik Leicester, Ranieri juga memyatakan bahwa ada potensi kejutan yang tersimpan di dalamnya. Gelar juara Liga Inggris musim ini menjadi buktinya.

“Saya yakin ketika undian untuk Liga Champions dilakukan, banyak tim akan menginginkan untuk menghadapi kami karena kami di kompetisi Eropa untuk kali pertama. Dan mereka berpikir kami adalah underdog,” kata Ranieri dikutip Soccerway.

“Kami memang underdog, tapi kami berbahaya. Tim-tim underdog bisa menjadi tim-tim yang berbahaya.”

“Saya percaya diri karena tim ini tiga musim lalu memenangi Divisi Championship dan  kompetisi di sana sungguh berat. Para pemainnya selalu berlari sepanjang waktu,” tandasnya.

Comments
Loading...