Ranieri Bawa Aura Positif Bagi Roma

Football5star.com, Indonesia – Striker AS Roma, Patrik Schick, mengungkapkan dampak kedatangan Claudio Ranieri bagi timnya.

Ranieri menjadi pelatih I Giallorossi pada 9 Maret lalu. Pria berumur 67 tahun tersebut menjadi suksesor Eusebio Di Francesco yang dipecat setelah tersingkir dari Liga Champions.

Tugas Claudio Ranieri bersama AS Roma tidak mudah. Pasalnya, mental Daniele De Rossi anjlok menyusul tren negatif dalam beberapa waktu terakhir.

“Ranieri mencoba menanamkan hal-hal positif kepada kami, memulai sesuatu yang baru dan berhasil melakukannya. Dia adalah pelatih yang jujur meski saya baru mengenalnya beberapa waktu lalu,” ujar Patrik Schick, seperti dilansir Football Italia.

Ranieri menjalani debut dengan positif. I Giallorossi menang 2-1 saat menjamu Empoli pada pekan ke-27 Serie A di Stadion Olimpico, Senin (11/3/2019).

“Tugas pertama dia adalah memperbaiki beberapa hal dan kembali menyatukan tim. Dia bicara kepada saya sebelum laga melawan Empoli. Tentu saja saya senang dengan apa yang dia katakan tentang saya. Saya mencetak gol dan kami menang,” tutur Patrik Schick.

satu gol yang bermakna ganda bagi schick
Patrik Schick (Foto: Twitter @ASRomaEN)

Laga kedua Claudio Ranieri bersama Roma berujung hasil negatif. Klub ibu kota Italia tersebut menyerah 1-2 saat melawan SPAL pada pekan ke-28 Serie A di Stadion Paolo Mazza, Sabtu (16/3/2019).

AS Roma harus berjuang keras untuk meraih tiket Liga Champions musim depan. I Giallorossi menempati posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan 47 poin atau tertinggal empat angka dari Inter Milan di 4-Besar.

Comments
Loading...