“Ranieri Diperlakukan Dengan Tidak Hormat Di Roma”

Ibu dari Claudio Ranieri, Renata, menilai bahwa anaknya diperlakukan dengan tidak hormat ketika menjadi pelatih dari AS Roma.

Sebelum meraih kesuksesan bersama Leicester City, Ranieri pernah menangani berbagai klub elit Eropa, termasuk Roma pada tahun 2009 hingga 2011.

Bersama dengan klub yang telah diidolainya sejak kecil tersebut, Ranieri sempat bersaing memperebutkan Scudetto dan mencapai final Coppa Italia. Namun, mereka kalah dari Inter Milan yang mengakhiri musim dengan Treble Winners.

Pada Februari 2011, Ranieri memutuskan untuk mundur karena memiliki hubungan yang buruk dengan manajemen Roma.

Renata menceritakan bahwa seluruh keluarga besar mereka sangat kecewa ketika melihat cara Ranieri berpisah dengan Giallorossi. Tetapi, ia yakin kekecewaan itu telah tertutupi dengan keberhasilan pria berumur 64 tahun tersebut menjuarai Premier League bersama The Foxes.

“Menurut saya, Ia tidak diperlakukan dengan hormat ketika berada di Roma,” ujar Renata seperti yang dikutip oleh Guardian.

“Seluruh keluarga kami adalah fans Roma, jadi ketika Claudio berada di sana, kami juga tamu di Trigoria (pusat latihan klub). Kami kecewa dengan cara perpisahannya.”

“Kami menganggap ia juga memenangi Scudetto di sana karena ia baru datang ketika musim telah berjalan, tetapi hampir finis di puncak klasemen.”

“Sekarang, ia menjadi juara di Inggris. Tidak dapat dipercaya,” tambah dirinya.

AS RomaCladio RanieriLeicester CityRanieriRoma