Ranieri: Wasit Terlalu Kejam Pada Kami

Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, menyayangkan kartu merah yang didapatkan oleh Danny Simpson ketika mereka dikalahkan Arsenal 2-1 pada hari Minggu (14/2).

Tampil di Stadion Emirates, Leicester justru mampu memberikan perlawan yang sengit kepada tuan rumah. Bahkan, penalti dari Jamie Vardy sempat membawa mereka unggul 1-0 ketika turun minum.

Di babak kedua, tepatnya pada menit ke-54, Simpson mendapatkan kartu kuning kedua setelah mengganjal laju Olivier Giroud. Alhasil, The Foxes pun kalah dalam jumlah pemain. Hal ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Arsenal yang kemudian mampu membalikkan keadaan berkat Theo Walcott (70′) dan Danny Welbeck (90′).

Ranieri merasa bahwa pengusiran Simpson adalah keputusan yang terlalu berat. Ia juga yakin timnya dapat meraih tiga angka apabila tidak kalah jumlah pemain.

“Itu adalah pertandingan yang fantastis dan berjalan dengan tempo yang cepat. Saya tidak tahu jika di pertandingan biasa pelanggaran itu bisa berujung dengan kartu merah atau tidak,” ujar pria asal Italia tersebut seperti yang dikutip oleh BBC.

“Itu merupakan pelanggaran normal, tetapi bukan kartu kuning. Saya pikir wasit terlalu kejam dengan mengusir Simpson. Jika bermain 11 lawan 11, saya yakin kami memenangi pertandingan ini. Laga berjalan dengan penuh pelanggaran, jadi kenapa harus mengusir seorang pemain?”

Akibat hasil ini, Leicester kini hanya unggul dua poin dari Arsenal yang menempel ketat di peringkat kedua.

“Kami masih berada di puncak klasemen dan memiliki keunggulan dua poin. Kami harus terus melangkah dan tersenyum. Kami kalah dari lawan kami, maka kami harus mengucapkan selamat,” tegas Ranieri.

Comments
Loading...