Rapor Timnas U-19 bersama Shin Tae-yong Selama Uji Tanding di Kroasia

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-19 Indonesia memetik kemenangan 1-0 atas tim U-19 Dinamo Zagreb, Senin (28/9/2020). Kemenangan itu menutup rangkaian uji tanding tim asuhan Shin Tae-yong selama menjalani pemusatan latihan di Kroasia sejak 30 Agustus lalu.

Selama di Kroasia, timnas U-19 menjalani 7 uji tanding. Tiga laga dilakoni pada turnamen mini bersama Bulgaria, Arab Saudi, dan sang tuan rumah, Kroasia. Adapun empat laga tambahan adalah dua kali menghadapi Qatar serta masing-masing sekali melawan Bosnia & Herzegovina dan tim U-19 Dinamo Zagreb.

Garuda muda sempat memetik kemenangan 2-1 atas Qatar.
Twitter @PSSI

Dari segi hasil akhir, Garuda Muda tidaklah buruk. David Maulana dkk. mampu meraih 2 kemenangan, 2 kali imbang, dan 3 kali kalah. Mereka seteulnya hampir menuai tiga kemenangan andai tak ada gol penalti menit akhir saat laga kedua melawan Qatar.

Grafik performa timnas U-19 pun menunjukkan perbaikan. Sempat babak belur saat dua laga awal melawan Bulgaria dan Kroasia, David Maulana dkk. mulai bangkit sejak menghadapi Arab Saudi. Mereka tak kalah dalam tiga laga beruntun hingga akhirnya ditaklukkan 0-1 oleh Bosnia. Itu pun tak terlepas dari putusan Shin Tae-yong melakukan rotasi besar-besaran.

Pertahanan Timnas U-19 Membaik

Shin Tae-yong mengakui ada perkembangan signifikan yang diperlihatkan timnas U-19 selama di Kroasia. “Permainan semakin stabil dari setiap laga uji coba. Namun semua lini masih ada kekurangan dan perlu pembenahan. Kami akan terus memperbaikinya dan pemain terus bekerja keras,” ujar dia selepas laga lawan Dinamo Zagreb seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi PSSI.

Dibandingkan dengan saat melakoni dua laga awal, pola dan gaya permainan timnas U-19 Indonesia memang mulai terlihat. Kebugaran, fokus, dan kepercayaan diri menghadapi lawan yang sempat dikeluhkan Shin Tae-yong pun terus meningkat.

Pertahanan timnas U-19 tak pernah kebobolan lebih dari 1 gol lagi dalam 4 laga terakhir.
Facebook Nogometna Skola Dinamo

Peningkatan paling nyata tentu saja di pertahanan. Dalam tiga laga awal, timnas U-19 selalu kebobolan setidaknya 3 gol. Bahkan, gawang Muhammad Adisatryo sempat digelontor 7 gol oleh para pemain Kroasia pada laga kedua.

Hal itu tak terulang pada empat laga berikutnya. Menghadapi Qatar, Bosnia & Herzegovina, dan Dinamo Zagreb, Indonesia tak pernah kebobolan lebih dari 1 gol. Tim asuhan Shin Tae-yong bahkan mampu menuai clean sheet pada laga terakhir melawan Dinamo Zagreb.

Para striker timnas U-19 Indonesia belum menunjukkan ketajaman luar biasa.
Twitter @PSSI

Berbeda dari pertahanan, lini depan timnas U-19 jadi pekerjaan rumah besar bagi Shin Tae-yong. Dalam rangkaian 7 uji tanding, Saddam Gaffar cs. hanya mampu mendulang 8 gol atau hanya 1,14 gol per laga. Rinciannya, 1 kali mencetak 3 gol, 1 kali mencetak 2 gol, 3 kali mencetak 1 gol, dan 2 kali tak mencetak gol.

Dari 8 gol timnas U-19 tersebut, 50% memang dihasilkan oleh pemain depan. Namun, tak ada striker yang benar-benar menonjol. Saddam Gaffar hanya mencetak 2 gol, sementara Irfan Jauhari dan Braif Fatari hanya mendulang 1 gol.


Hasil Uji Tanding Timnas U-19 Selama di Kroasia

Bulgaria 3-0 Indonesia (Martin Petkov 78, 84, Stanislav Shopov 83)
Kroasia 7-1 Indonesia (Filip Zrillic 26, Arijan Brkovic 31, Marco Boras 44, Antonio Marin 47, 73, Bruno Zdunic 66, Ivan Brnic 90 – Bagas Kaffa 72)
Indonesia 3-3 Arab Saudi (Irfan Jauhari 45, Saddam Gaffar 52, Braif Fatari 90 – Khalil Al-Absi, Muhammad Marran 33, Issa Al-Zikrullah 37)
Qatar 1-2 Indonesia (Mohamed Al-Mehairi 12 – Brylian Aldama 18, M. Supriadi 84)
Indonesia 1-1 Qatar (Saddam Gaffar 61 – Osama Al-Tairi 90)
Indonesia 0-1 Bosnia & Herzegovina (Komang Tri 19-bd)
Indonesia 1-0 Dinamo Zagreb (Witan Sulaiman 38)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More