Rebusan Dada Ayam Bagus buat Pesepak Bola? Cek Faktanya

Football5Star.com, Indonesia – Makan rebusan dada ayam disebut-sebut bagus buat pesepak bola, tapi nyatanya hal itu tak sepenuhnya benar. Dokter tim Persija Jakarta, Donny Kurniawan, menjelaskan alasannya.

Belakangan memang viral pesepak bola Indonesia yang makan makanan sembarangan. achrudin Aryanto, M Riyandi, Gian Zola, hingga Hansamu Yama Pranata disorot karena mengunggah sedang makan makanan yang disebut netizen sembarangan. Hansamu, bahkan terlihat mengunggah makanan dengan menu pedas, seperti telur balado, mie dan sambal.

Padahal banyak yang menyebut, buat atlet dan pesepak bola, khususnya, makan rebusan dada ayam disebut bagus. Namun, Donny Kurniawan memiliki pandangan berbeda. Dia menjelaskan kalau itu hanya budaya saja.

“Nutrisi yang bagus itu sebenarnya tergantung budaya, kita selalu terjebak dengan budaya ke barat-baratan jadi seakan-akan tuh, orang bilang makan rebus-rebusan dada ayam itu yang terbaik, tapi itu suatu konsep yang sangat salah. Tiap negara, ada kebiasaan pola makan yang berbeda, contohnya di negara luar terbiasa makannya kentang kalau kita nasi,” ungkap dokter yang biasa dikarip Docbro itu.

“Makanan yang sehat adalah makanan yang mampu menopang aktivitas kita, kalori yang kita dapat tuh cukup, bukan yang masuk itu kalori kosong, kalori kosong itu kayak makanan ringan,” sambung dia.

Makanan pesepak bola, kata Docbro, jelas harus dijaga. Tapi memang harus disesuaikan dengan budaya Indonesia sendiri. Asal, gorengan memang disebut merupakanan makanan yang boleh dianggap haram buat pesepak bola.

“Ada juga permasalahan berapa sih lemak yang masuk ketika kita makan gorengan, kita makan fast food, atau segala macamnya. Nah itu kadar lemak yang kita masukan itu terlalu banyak sedangkan kalau makanan itu kan lemak itu maksimal 20-25 persen dari total makanan kita sehari-hari,” pungkas Docbro.

Donny KurniawanPersija Jakartapesepak bola makan sembarangan