Rekor Pertandingan di Piala Dunia

Swedia vs Brasil adalah laga yang paling sering tersaji di Piala Dunia.
fifa.com

Football5Star.com, Indonesia – Piala Dunia memasuki edisi ke-21. Rusia mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah pada 2018. Banyak rekor yang tercipta sejak pertama kali turnamen internasional ini berlangsung di Uruguay 88 tahun silam.

Secara keseluruhan, telah ada 836 pertandingan putaran final yang dimainkan di Piala Dunia. Banyak di antara laga-laga tersebut yang menghasilkan rekor.

Berikut ini adalah rekor-rekor dalam sejarah putaran final Piala Dunia terkait pertandingan:

REKOR PERTANDINGAN NONFINAL
Gol Terbanyak

Pertandingan Swiss vs Austria di Piala Dunia 1934 masih tercatat sebagai laga dengan jumlah gol terbanyak. Selusih gol tercipta pada laga yang diberi tajuk Hitzeschlacht von Laussane itu. Tujuh gol dilesakkan Austria, sedangkan Swiss membuat lima gol. Laga itu melebihi Brasil vs Polandia (1938), Hungaria vs Jerman Barat (1954), dan Hungaria vs El Salvador (1982) yang berhias sebelas gol.


Kemenangan Terbesar

Hungaria mengawali Piala Dunia 1982 yang berlangsung di Spanyol dengan hasil mengesankan. Mereka menang 10-1 atas El Savador di Nuevo Estadio, Elche. Namun, sepak terjang Hungaria terhenti di babak pertama. Dalam dua laga selanjutnya, mereka kalah 1-4 dari Argentina dan imbang 1-1 melawan Belgia.


Laga Terkotor

Tercatat, ada tiga pertandingan yang paling banyak dihujani kartu dalam sejarah Piala Dunia. Afrika Selatan bermain imbang 1-1 di Grup C Piala Dunia 1998 Prancis. Tiga kartu merah dan tujuh kartu kuning mewarnai pertandingan ini.

Laga keras pun pernah terjadi ketika Jerman mengalahkan Kamerun dua gol tanpa balas dalam Grup E Piala Dunia 2002 Korea Selatan & Jepang. Kala itu, wasit mengeluarkan 12 kartu kuning dan dua kartu kuning kedua.

Hujan kartu kembali terjadi ketika Portugal menang 1-0 atas Belanda dalam babak 16-Besar Piala Dunia 2006 Jerman. Wasit mengeluarkan delapan kartu kuning dan empat kartu kuning kedua.


Paling Sering Bertemu

Dalam sejarah gelaran Piala Dunia, ada beberapa tim yang paling sering bertemu. Mereka adalah Brasil dan Swedia, Jerman dan Yugoslavia/Serbia serta Jerman dan Argentina, sebanyak tujuh kali di putaran final.


Laga Pembuka dengan Gol Terbanyak

Amerika Serikat menjadi lawan pertama Italia dalam Piala Dunia 1934. Gli Azzurri yang menjadi tuan rumah menggasak Negri Paman Sam dengan skor 7-1. Hingga kini, itu menjadi laga pembuka dengan total gol terbanyak di Piala Dunia.


Laga Pembuka dengan Gol Terminim

Berbeda dengan laga Italia melawan Amerika Serikat pada 1934 yang berakhir dengan skor mentereng. Ada pula laga pembuka yang berakhir dengan skor kacamata. Itu terjadi saat Inggris vs Portugal pada 1966, Meksiko vs Uni Soviet 1970, Brasil vs Yugoslavia pada 1974 dan Jerman vs Polandia pada 1978.


Adu Penalti dengan Jumlah Gol Terbanyak

Drama adu penalti kadang menjadi penentu kemenangan sebuah tim di fase gugur putaran final Piala Dunia. Ada tiga laga yang berakhir dengan adu penalti dan menghasilkan gol terbanyak, yakni sembilan gol. Ketiga laga tersebut adalah Jerman 5-4 Prancis di semifinal 1982, Spanyol 4-5 Belgia di perempat final 1986 dan Rumania 4-5 Swedia di perempat final 1994.


Adu Penalti dengan Jumlah Gol Terminim

Hingga kini, ada dua drama adu penalti yang menghasilkan gol terminim di Piala Dunia. Itu terjadi ketika Meksiko menang 1-3 atas Bulgaria di babak 16-Besar pada 1994 dan Portugal mengalahkan Inggris lewat adu penalti dengan skor yang sama di perempat final 2006.


Babak Tambahan dengan Jumlah Gol Terbanyak

Siapa bilang kedua tim yang pernah bertanding di Piala Dunia hanya mencari satu gol lalu bertahan ketika menjalani babak tambahan. Buktinya, laga Italia melawan Jerman Barat menghasilkan lima gol dalam babak tambahan di semifinal 1970. Italia bermain imbang 1-1 melawan Jerman sepanjang waktu normal. Gli Azzurri akhirnya melaju ke final setelah menang 4-3 lewat babak tambahan.

REKOR PERTANDINGAN FINAL
Paling Sering Bertemu

Jerman vs Argentina adalah laga yang paling sering sering tersaji di final. Kedua negara ini telah tiga kali bertemu. Die Mannschaft lebih unggul lantaran meraih dua kemenangan. Mereka bertemu di final untuk pertama kalinya di Meksiko pada 1986. Tim Tango keluar sebagai juara berkat kemenangan 3-2. Namun, Jerman membalas dendam empat tahun berselang dengan mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 di Italia. Terakhir, Jerman mengukuhkan diri sebagai juara setelah membungkam Argentina dengan skor yang sama lewat babak tambahan pada 2014 di Brasil.


Gol Terbanyak

pele, brasil, swedia, piala dunia 1958

Brasil tampil sebagai juara dunia untuk pertama kalinya pada 1958. Pele dan rekan-rekan mengalahkan tuan rumah Swedia dengan skor 5-2. Ini menjadi laga final dengan torehan gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, yakni tujuh gol.

Itu melebihi final Piala Dunia 1930, 1938, dan 1966 yang berhias enam gol. Di tiga edisi tersebut, sang juara sama-sama mendulang kemenangan 4-2 atas lawan di partai puncak.


Gol Terminim

Ada tiga partai final dengan jumlah gol terminim di Piala Dunia. Ketiganya berakhir hanya dengan skor 1-0. Masing-masing adalah Jerman melawan Argentina pada 1990 dan 2014 serta Belanda kontra Spanyol pada 2010.


Final Terkotor

Hingga kini, final 2010 menjadi laga puncak yang paling banyak dihujani kartu dalam sejarah Piala Dunia. Spanyol tampil sebagai juara berkat kemenangan 1-0 atas Belanda lewat babak tambahan. Total, ada 14 kartu keluar dari saku Howard Webb yang menjadi pengadil dalam laga itu. Spanyol mendapat empat kartu kuning, sedangkan Belanda delapan kartu kuning dan satu kartu kuning kedua.

REKOR LAINNYA
Penonton Terbanyak

Menurut sejarah Piala Dunia, laga Uruguay melawan Brasil dalam partai penentuan juara pada 1950 menjadi laga dengan jumlah penonton terbanyak. Berdasarkan catatan FIFA, 173.850 orang membanjiri stadion Marcana tempat laga tersebut berlangsung.


Penonton Terminim

Laga Rumania menghadapi Peru di Piala Dunia 1930 sepi peminat. Berlangsung di Estadio Pocitos, Montevideo, Uruguay, pada 14 Juli 1930, pertandingan itu hanya didatangi oleh 300 penonton. Itu menjadi laga dengan jumlah penonton terminim di Piala Dunia hingga saat ini.


Paling Sering Menjalani Babak Tambahan

Berdasarkan catatan FIFA, ada 63 pertandingan yang dilanjutkan ke babak tambahan untuk mencari pemenang. Jerman dan Italia paling sering merasakannya, yakni masing-masing 11 kali.


Kartu Merah Tercepat

Uruguay bertemu dengan Skotlandia dalam Grup E Piala Dunia 1986. Laga itu mencatatkan rekor kartu merah tercepat. Adalah Jose Batista, bek Uruguay, yang harus mengakhiri pertandingan dengan sangat cepat. Dia mendapat kartu merah dari wasit ketika laga belum berjalan genap satu menit.


Kartu Kuning Tercepat

Kartu kuning pertama kali diperkenalkan pada 1970. Sejak saat itu, ada tiga pemain yang tercatat paling cepat mendapat sanksi tersebut, yakni saat laga belum genap berjalan satu menit. Mereka adalah pemakin Italia, Giampiero Marini saat melawan Polandia pada 1982 dan pemain Rusia, Sergei Gorlukovic ketika berjumpa Swedia pada 1994.


Kartu Kuning Paling Akhir

Kartu Kuning Paling Ujung Laga: Pemain Brasil, Edinho, mendapat kartu kuning ketika melawan Prancis di Piala Dunia 1986. Pemain Argentina, Carlos Roa, pun pernah mendapat sanksi serupa ketika bertemu Inggris di Piala Dunia 1988. Uniknya, mereka mendapatkan kartu kuning dalam drama adu penalti.


Kartu Kuning Paling Akhir

Argentina kalah adu penalti 2-4 dari Jerman dalam perempat final Piala Dunia 2006. Leandro Cufre mendapat kartu merah dari wasit. Uniknya, sanksi itu dia terima saat laga telah usai lantaran memukul bek Jerman, Per Mertesacker.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More