Resmi: Joko Driyono Ditahan Polisi

Football5star.com, Indonesia – Kasus mafia sepak bola Indonesia memasuki babak baru. Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, resmi ditahan kepolisian terkait kasus pengaturan pertandingan yang dilaukan anggota Komdis PSSI, Mbah Putih.

Kepastian penahanan Joko Driyono ini disampaikan langsung kepala Kepala Satgas Antimafia sepak bola, Brigjen Hendro Pandowo. Ia mengatakan pria yang akrab disapa Jokdri ini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan.

“Dia ditahan di Rutan Polda Metro Jaya sejak hari ini sampai 13 April 2019,” kata Brigjen Hendro Pandowo seperti dikutip Football5star.com dari Tirto, Senin (25/3/2019).

Satgas Antimafia Bola menetapkan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, sebagai tersangka kasus pengaturan skor.

Jokdri merupakan tersangka kasus perusakan barang bukti dan dokumen keuangan Persija Jakarta. Kasus tersebut nyatanya punya keterkaitan dengan pengaturan pertandingan yang terjadi di Liga 3 antara Persibara Banjarnegara melawan PS Pasuruan.

Pada laga tersebut, Mbah Putih menyuap wasit Nurul Safarid untuk memenangkan Persibara Banjarnegara. “Satgas sudah menggeledah kantor Komdis dan ternyata di situ ada perusakan di area yang sudah disegel petugas,” lanjut Hendro Pandowo.

“Ada juga perusakan dan upaya untuk menghilangkan barang bukti berupa dokumen-dokumen terkait,” lanjutnya. Adapun Joko Driyono dijerat dengan Pasal 363 KUHP, Pasal 232 KUHP, Pasal 233 KUHP dan Pasal 235 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.

Sebelumnya, satgas antimafia sepak bola sudah menggeledah apartemen Jokdri untuk mencari barang bukti terkait pengaturan skor. Selain itu, mereka juga sudah menahan supir pria asal Ngawi itu dengan tuduhan menghilangkan barang bukti.

Comments
Loading...