Resmi! Madrid Didiskualifikasi Dari Copa del Rey

Komite Kompetisi Federasi Sepakbola Spanyol, RFEF, akhirnya resmi menjatuhkan hukuman kepada Real Madrid usai terbukti menurunkan pemain ilegal saat menghadapi Cadiz di ajang Copa del Rey, Rabu (2/12) dini hari lalu. Atas kelalaiannya, Madrid terpaksa didiskualifikasi dari Copa del Rey musim ini.

Di laga tersebut, Madrid sejatinya memenangi laga dengan skor 3-1. Akan tetapi, kemenangan tersebut ternoda lantaran Madrid menurunkan Denis Cheryshev. Winger 24 tahun tersebut seharusnya tak boleh bermain karena harus menjalani skorsing akumulasi kartu kuning yang didapatkannya saat dipinjamkan ke Villarreal musim lalu.

Kartu kuning yang didapat Cheryshev musim lalu terjadi saat leg kedua semifinal menghadapi Barcelona. Menurut aturan, skorsing tersebut tetap berlaku hingga pergantian musim. Itu berarti, Cheryshev mesti menjalani hukuman larangan satu laga kontra Cadiz.

Ironisnya, Madrid baru mengetahui soal skorsing tersebut saat laga sudah berlangsung selama 45 menit. Panik, Pelatih Madrid, Rafael Benitez tiba-tiba mengganti Cheryshev dengan Mateo Kovacic.

Presiden Madrid, Florentino Perez, berkeras bahwa timnya tak mendapatkan informasi mengenai skorsing tersebut.

“Hukuman yang diberikan saat dia bermain untuk Villarreal tidak efektif dalam pandangan kami, tak ada yang memberitahu soal sanksi itu. Sesuai artikel 41 dari kode disiplin RFEF, hukuman tidak efektif kecuali ada pemberitahuan. Real Madrid tak tahu hukuman itu berlaku, tak ada yang melaporkan, tidak pemain, juga Villarreal, atau RFEF,” sebut Perez.

Di sisi lain, kubu Villarreal tak mau ambil pusing soal polemik ini.

“Saya tak akan menghakimi Florentino. Kami hanya tertarik jika ada pemain kami yang dihukum, tidak dengan tim lain, Ketika kami mendatangkan pemain yang dalam situasi dihukum sebelum tiba, kami peduli dengan situasi itu sebelum memainkannya. Villarreal tak perlu bicara banyak. Kami tak ada urusan dengan klub lain,” ujar Presiden Villarreal, Fernando Roig.

Comments
Loading...