Riyad Mahrez Kenang Perlakuan Buruk Marseille

Football5star.com, Indonesia – Riyad Mahrez sudah membuktikan diri sebagai salah satu pemain terbaik Premier League. Tapi pembuktiannya ini harus dilalui lewat jalan yang cukup terjal.

Sebelum dikenal sebagai pemain hebat dan berbanderol mahal seperti sekarang, Riyad Mahrez sempat diremehkan. Talentanya pernah disia-siakan raksasa Prancis, Marseille.

Pemain asal Aljazair berkisah bahwa Marseille mencampakkan dirinya. Padahal ketika itu dia sangat berhasrat bermain untuk klub kota pelabuhan. Sayang, pihak klub menganggap permainannya tidak sepadan dengan level klub.

riyad mahrez-le havre-lcfcnews
lcfcnews.co.uk

“Saya bisa pergi untuk bermain di Marseille dan saya masih bisa pergi dan bermain di sana. anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup. Tidak ada pintu yang harus ditutup, tapi saat itu saya baik-baik saja di Leicester City,” ungkap Mahrez kepada Canal Football Club, Minggu (25/10/2020).

“Tapi mereka kemudian berpikir bahwa saya tidak layak bermain di sana karena tidak pantas berada di level permainan mereka. Itu benar-benar membuat saya sedih,” kenang pemain kelahiran Prancis.

Untuk diketahui, Riyad Mahrez memang tidak pernah berseragam Marseille. Selama di Prancis ia hanya memperkuat dua klub saja, yaitu Quimper dan Le Havre.

Akan tetapi pada 2011 silam pemain berusia 28 tahun pernah melakukan trial di Marseille. Namun, ia gagal meyakinkan tim pelatih ketika itu.

Kini pemain yang membawa Aljazair juara Piala Afrika 2019 berkesempatan untuk balas dendam di Liga Champions tengah pekan ini. Klubnya, Manchester City, akan menghadapi klub Ligue 1 tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More