Robin Gosens Kejar Gelar Master karena Sepak Bola Bukan Segalanya

Football5Star.com, Indonesia – Karier Robin Gosens sebagai pesepak bola tengah menanjak dalam dua tahun terakhir. Dia jadi bagian penting kesuksesan Atalanta menembus Liga Champions untuk kali pertama, bahkan sampai lolos ke perempat final.

Meskipun demikian, Gosens rupanya tidak terlena. Dia tahu persis karier sebagai pesepak bola hanyalah sementara. Status sebagai andalan Atalanta dan pemain timnas Jerman tak membuat dia kehilangan fokus pada studinya. Dia tetap berusaha mengejar gelar master atau S2.

Gosens bahkan sudah punya gambaran pasti soal masa depannya. “Bagiku sangat jelas. Aku ingin menyelesaikan studiku dan mengejar gelar master di bidang psikologi olahraga,” ujar bek kiri timnas Jerman yang menjalani debut pada September lalu itu seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

tuttomercatoweb.com

Lebih lanjut, Gosens mengatakan, “Setelah itu, aku ingin mulai membuka praktik di bidang psikologi untuk menolong orang-orang yang bermasalah dengan tekanan dan kecemasan.”

Bagi Gosens, studi sangatlah penting untuk masa depannya nanti. Itu karena dia sadar sepenuhnya tak dapat bergantung pada profesi sebagai pesepak bola sepanjang hidupnya. Pada suatu titik, sesukses apa pun, semuanya akan berakhir.

“Sebagai pesepak bola, Anda bisa jatuh ke lubang besar setelah karier usai. Tiba-tiba saja Anda tak lagi terkenal, tak mendapatkan segalanya dengan gratis lagi. Saat itulah Anda harus tahu di mana harus berada,” urai Gosens mengungkapkan pandangan hidupnya.

Bek kiri yang sempat ditawari bergabung dengan timnas Belanda itu pun mengungkapkan, “Dari situlah, aku mulai melakukan sesuatu untuk jadi orang yang lebih komplet. Saat ini, waktuku luar biasa, menyerap semua pengalaman, dan akan selamanya mensyukuri hal itu.”

Gosens Pilih Buku ketimbang PS

Komitmen mengejar gelar master di bidang psikologi demi masa depan membuat Robin Gosens harus pandai-pandai membagi waktu. Atas alasan itu, dia pun tak terbawa tren di antara para pesepak bola zaman sekarang yang menyukai gim konsol macam PlayStation.

“Kebanyakan pemain yang lebih muda selalu membawa PlayStation. Namun, aku lebih suka membawa satu atau dua buku,” ujar Gosens lagi. “Pada masa senggang, aku coba membuat kemajuan dalam studi psikologiku.”

Soal jenis buku yang disukainya, Gosens menyebut thriller. Dia pun mengaku sebagai fan berat Sebastian Fitzek. “Aku sudah membawa semuanya tentang dia. Karena studiku, aku harus membaca banyak hal untuk kepalaku. Aku suka kisah-kisah mental untik lebih belajar tentang diri dan pikiranku,” kata dia.

Bicara soal buku, Robin Gosens sudah merampungkan biografinya. Baru-baru ini, melalui akun Instagram-nya, dia mengumumkan sudah menemukan penerbit untuk bukunya itu. Menurut rencana, biografi yang berisi lika-liku kisahnya itu akan terbit pada April tahun depan.

AtalantaLiga ItaliaRobin Gosensserie aTimnas Jerman