Robinho Nyaris Dibunuh Rekan Setim di Real Madrid

Football5star.com, Indonesia – Pemain yang baru saja mengumumkan pensiun, Julio Baptista, membeberkan satu fakta mengejutkan soal mantan timnya, Real Madrid. Ia mengungkapkan Robinho nyaris dibunuh oleh Thomas Gravesen saat terjadi keributan pada sesi latihan.

Momen tersebut terjadi pada 2006 lalu ketika Real Madrid masih diperkuat ketiga pemain tersebut. Dalam sebuah sesi latihan Robinho terlibat keributan dengan Thomas Gravesen dan membuat Baptista juga ikut terlibat.

Nyatanya keributan itu bukan hanya keributan biasa. Julio Baptista mengatakan pelatih Fabio Capello ketika itu sampai mengusir mereka berdua keluar agar tidak membuat pemain lain terpancing emosi.

@Footy_Legend

“Pramusim saat itu sangat lucu, Thomas orang yang sedikit gila dan Robinho ingin menjadikannya seperti sepeda dan membuat dia geram. Tapi Robinho tetap mencoba memancingnya hingga Thomas menendangnya. Setelah itu mereka saling pukul hingga terjadi kekacauan,” kata Baptista kepada AS, Jumat (24/5/2019).

“Thomas ingin membunuh Robinho, mereka sudah tidak bisa dikontrol. Capello kemudian datang dan menendang mereka keluar dari latihan. Tidak lama kemudian Thomas menghampiri saya dan bilang ‘aku akan membunuhnya’,” sambung Julio Baptista.

Kejadian ini tentu terbilang mengejutkan. Pasalnya pemain asal Brasil dan Denmark itu masih menunjukkan kerja sama yang bagus pada musim 2005-2006.

Akibat keributan dengan Robinho di sesi latihan pramusim itu, manajemen Real Madrid akhirnya melepas Thomas Gravesen pada hari terakhir bursa transfer. Mereka menjualnya ke klub asal Skotlandia, Celtic, dengan mahar tiga juta euro.

Comments
Loading...