Roman Buerki Peringatkan Jadon Sancho soal Perilaku Buruknya

Football5Star.com, Indonesia – Kiper Borussia Dortmund, Roman Buerki, peringatkan rekan timnya, Jadon Sancho, soal kelakuannya di luar lapangan. Buerki berharap Sancho tidak diberikan ‘hak istimewa’ walaupun dia pemain paling bertalenta di lapangan.

Sancho memang beberapa kali mendapat masalah soal perilakunya di luar lapangan. Yang paling terbaru adalah pada saat dia melanggar aturan lockdown karena melakukan potong rambut bulan lalu. Buerki berharap Sancho bisa belajar dari kesalahannya.

“Dia seharusnya tidak diberi ‘hak istimewa’. Pemain di usianya hanya belajar jika kita menggambar garis bersama. Anda tak bisa selalu berkata ‘dia masih muda, dia masih muda’. Dia juga harus belajar. Ada peraturan di dalam tim. Dan bagi mereka yang melanggar seharusnya diberikan hukuman olahraga. Itu akan lebih membuat jera pemain ketimbang mendapatkan sanksi,” ucap Buerki seperti dilansir Footballl5Star.com dari BILD.

Roman Buerki melontarkan perang urat saraf kepada Neymar dan Kylian Mbappe jelang langa PSG vs Borussia Dortmund.
Getty Images

Kiper asal Swiss itu juga meminta para media untuk tidak terlalu memuji Sancho. Apalagi untuk seseorang yang masih berusia 20 tahun.

“Jadon memiliki karakter yang spesial, pria yang baik. Dan mungkin salah satu alasan kenapa dia sangat periang di lapangan karena dia orang yang sangat santai dan rileks. Tapi ini soal keseimbangan. Koran terus menulis tentang ‘Super Sancho‘. Jadi itu sulit untuk membuat dia mengerti bahwa dia harus merubah sesuatu. Sejak dia berusia 18 atau 19, dia sudah dipuji sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Tapi itu masih jauh,” ujar Buerki.

Andai Sancho benar pergi, Buerki percaya bahwa pemain-pemain muda Dortmund yang lain bisa menggantikannya.

“Andai hal yang disayangkan itu terjadi, kami punya banyak pemain muda bagus seperti Mateu Morey, Tobias Raschl dan Gio Reyna, yang bisa mengikuti jejaknya,” kata Roman Buerki.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More