Roy Keane Sebut Juergen Klopp sebagai Pria yang Sensitif

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Liverpool, Juergen Klopp mengakui kesalahannya kepada mantan kapten Manchester United, Roy Keane. Klopp sebelumnya menganggap Keane mengatakan bahwa Liverpool bermain ceroboh saat menang atas Arsenal.

“Apakah saya mendengar bahwa tuan Keane mengatakan kami memiliki pertunjukan yang ceroboh malam ini? Apakah dia benar mengatakan itu,” ucap Klopp usai pertandingan kepada presenter David Jones, Selasa (29/9/2020).

diogo jota-liverpool vs arsenal-premierleague

Pernyataan Klopp ini langsung menimbulkan reaksi dari Roy Keane. Menurut eks pelatih Sunderland tersebut, dirinya tak menyebut The Reds bermain ceroboh. Ia hanya menyebut bahwa pemain Liverpool membuang satu atau dua kesempatan untuk menambah gol.

Mendapat jawaban itu, Klopp malah mengatakan bahwa dirinya tak yakin bahwa Keane tengah membicarakan laga Liverpool melawan Arsenal. “Sayat tidak yakin apakah saya medengarnya. Tidak ada yang ceroboh, sama sekali tidak ada,” ucap pelatih Jerman tersebut.

“Saya pikir mungkin Anda salah dengar, saya mengatakan ada saat ceroboh tapi saya pikir Anda luar biasa. Saya telah memberi klub pujian. Saya tidak yakin apakah Anda bisa mendengar hal itu” balas Keane.

“Dia sangat sensitif bukan? Oh Tuhan, bayangkan jika mereka tersesat nantinya.” tambah Keane.

“Mereka ceroboh pada satu atau dua kesempatan di lini belakag tetapi pekerjaan telah selesai dan mereka memulai musim dengan sangat baik,” ucap Keane.

Sadar bahwa dirinya salah mendengar ucapan dari Roy Kean tersebut, eks pelatih Dortmund itu pun meminta maaf karena tidak mendengar secara lengkap pernyatan mantan pemain United tersebut.

“Saya datang ke mikrofon dan tidak melihat berbicara secara lengkap. Saya hanya mendengar di speaker dan saya mendengar kata ceroboh. Saya salah paham jadi tidak masalah dan semua akan baik-baik saja,” ucap Juergen Klopp.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More