Ruggeri: Conmebol Cenderung Paksa Boca Juniors Tetap Bermain

Football5star.com, Indonesia – Sebuah fakta baru dikuak Oscar Ruggeri, mantan penggawa timnas Argentina, terkait laga leg II final Copa Libertadores yang harus ditunda karena serangan suporter River Plate terhadap bus Boca Juniors. Dia menyebut Conmebol cenderung memaksa para pemain Xeneizes tetap bermain.

Ruggeri mengaku mendapatkan informasi itu dari Carlos Tevez, penyerang Boca Juniors yang merasakan langsung dampak kerusuhan tersebut. Berdasarkan pengakuan mantan pemain Manchester United dan Manchester City itu, ada upaya untuk tetap membuat para penggawa Xeneizes bermain. Bahkan secara ilegal.

“Dokter dari Conmebol masuk ke ruang ganti Boca Juniors dan meminta mereka disuntik kortison agar tetap bisa bermain. Tevez mengatakan bahwa itu melanggar aturan antidoping. Namun, dokter itu berkata bahwa itu akan aman-aman saja,” ungkap Ruggeri seperti dikutip Football5Star.com dari Clarin.

Carlos Tevez menceritakan insiden jelang leg II final Copa Libertadores kepada Oscar Ruggeri.
foxsportsasia.com

Dia melanjutkan, “Tevez mengatakan kepada saya, masuk seorang dokter dengan beberapa suntikan dan berkata, ‘Pakailah ini dan semuanya akan baik-baik saja saat pertandingan dimulai.’ Sungguh sukar dipercaya!”

Pria berusia 56 tahun itu menilai hal tersebut sama saja menyuruh Boca Juniors jadi bulan-bulanan River Plate. “Jika tetap bermain, mereka akan kebobolan lima gol karena mereka tak bisa bergerak. Mereka bahkan tak bisa bernapas!” tegas dia.

Pernyataan Ruggeri berdasarkan keterangan Tevez itu selaras dengan pengakuan dokter Boca Juniors, Jorge Batista. “Dokter-dokter dari Conmebol datang ke ruang ganti memeriksa semuanya. Lalu, mungkin atas alasan ekonomi, berbohong dengan mengatakan bahwa para pemain bisa tampil,” terang dia di akun Twitter-nya.

Saat ini, belum ada kejelasan soal laga leg II final Copa Libertadores. Menurut rencana, Alejandro Dominguez selaku Presiden Conmebol akan bertemu Daniel Angelici, Presiden Boca Juniors, dan Rodolfo D’Onofrio, Presiden River Plate pada Selasa (27/11/2018) pukul 20.00 WIB di Asuncion, Paraguay.

Comments
Loading...