Rugi Besar, PSG Pertimbangkan Potong Gaji Pemain Mahalnya

Football5star.com, Indonesia – Pandemi corona ternyata juga memengaruhi keuangan klub kaya raya Paris Saint-Germain. PSG pun sedang mempertimbangkan untuk memotong gaji para pemainnya.

Seperti dikutip Football5star dari Le Parisien, Paris Saint-Germain mengalami kerugian besar akibat pandemi corona. Mereka dilaporkan merugi sebesar 300 juta euro.  Jumlah tersebut berpengaruh besar pada gaji para pemain mahalnya.

Sebagai informasi, PSG musim ini harus mengeluarkan total dana sebesar 371 juta euro hanya untuk membayar gaji para pemain. Neymar menjadi pemain yang memiliki gaji paling tinggi yang mencapai 37 juta euro permusim, disusul dengan Thiago Silva dan Edinson Cavani.

Presiden PSG Nasser Al Khelaifi menyesalkan kekalahan dari BAyern Munich di Liga Champions.
beinsports.com

Sedangkan Kylian Mbappe berada di urutan keempat sebagai pemain bergaji tertinggi di PSG. Bintang muda Prancis itu menerima 28 juta euro tiap tahunnya.

Faktor ini pula yang membuat klub ibu kota Prancis ingin memotong gaji pemain untuk menyelamatkan neraca keuangan klub. Klub milik Nasser Al-Khelaifi dilaporkan akan memotong gaji pemain sebesar 50 persen.

Tidak hanya pemain, staff pelatih juga akan mendapat potongan gaji. Namun, potongan gaji tim pelatih diyakini takkan sebesar para pemain.

Sampai saat ini Liga Prancis jadi satu-satunya liga dari lima kompetisi top Eropa yang belum menerapkan pemotongan gaji pemain terkait pandemi corona. Jika nantinya PSG resmi memotong gaji pemain, mereka menjadi klub Ligue 1 pertama yang melakukan hal tersebut.