Rumah Mewah Cristiano Ronaldo Digarong, Pelakunya Diduga Orang Dekat

Football5star.com, Indonesia – Kabar kurang mengenakkan datang dari bintang Juventus, Cristiano Ronaldo. Rumah mewah pemain asal Portugal tersebut dikabarkan disantroni maling.

Dikutip Football5star.com dari Football Italia, Jumat (9/10/2020) rumah mewah ssenilai 7 juta pounds atau sekira Rp133,1 miliar didatangi maling pada Kamis (8/10) dinihari. Ronaldo sendiri tengah membela Portugal melawan Spanyol di Lisbon.

Cristiano Ronaldo mencetak 100 gol untuk timnas Portugal tapi Real Madrid cuek saja.

Para garong yang masuk ke dalam rumah Ronaldo tersebut kabarnya bisa masuk ketika salah satu penjaga rumah Cristiano lengah dan membiarkan pintu garasi terbuka. Akibatnya, sejumlah barang berharga di dalam rumah berhasil digondol para pelaku.

Sementara itu, menurut laporan pihak kepolisian, para garong ini diduga merupakan orang terdekat dari Ronaldo. Alasannya menurut pihak polisis, para pelaku sudah tahu seluk-beluk rumah Cristiano Ronaldo. Mereka juga mengetahui tempat penyimpanan barang berharga di rumah tersebut.

Rumah mewah itu sendiri ditempati oleh sang ibunda, Maria Dolores dan kakak Ronaldo, Hugo Aveiro. Namun belum diketahui apakah saat peristiwa itu terjadi, keduanya tengah berada di dalam rumah atau tidak.

Ronaldo sendiri juga berada di kondisi tak enak. Ia dituduh melanggar protokol kesehatan Serie A karena membela Portugal. Sebelumnya, Ronaldo dan kawan-kawannya di Juventus tengah diisolasi karena ada dua staff Bianconeri dinyatakan positif Covid-19.

Namun, Ronaldo dan beberapa pemain Juventus ternyata pergi untuk menjalankan tugas internasional bersama negaranya masing-masing sebelum hasil tes Covid-19 mereka keluar.

“Juventus sendiri mengatakan kepada kami bahwa beberapa pemain telah meninggalkan tempat isolasi dan karena itu kami akan memberi tahu otoritas yang kompeten, yaitu jaksa, tentang apa yang terjadi,” ucap Direktur Otoritas Kesehatan Wilayah Piedmont, Roberto Testi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More