Rusuh PSIM vs Persis, Polisi Pikir Ulang Izin Pertandingan di Yogyakarta

Football5Star.com, Indonesia – Polresta Yogyakarta selaku pihak kepolisian mengaku akan pikir ulang jikalau ada lagi pertandingan sepak bola yang digelar di Yogyakarta. Hal itu berkaitan dari kerusuhan di laga PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo, Senin kemarin (21/10/2019).

Laga antara PSIM kontra Persis Solo di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta berakhir ricuh setelah pertandingan usai. Hal itu buntut dari kekalahan tuan rumah atas tamunya dengan skor 3-2. Di luar stadion, satu mobil kepolisian dan beberapa mobil lainnya menjadi sasaran amukan massa dengan dibakar.

Buntut dari kerusuhan tersebut, polisi pun akan mengevaluasi izin dan pengamanan untuk pertandingan sepak bola berikutnya khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sementara sanksi dari kerusuhan itu, pihak kepolisian menyerahkan seluruhnya kepada PSSI sebagai induk sepak bola Indonesia.  

“Sanksi dan sebagainya termasuk ranah dari PSSI. Polisi berkaitan izin kegiatan, tentu ini jadi bahan pertimbangan,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, Selasa (22/10/2019) seperti dikutip Football5Star.com dari laman Krjogja

Sebelumnya, Polresta Yogyakarta telah mengamankan total 51 orang perihal kerusuhan di dalam dan di luar Stadion Mandala Krida.

Dari 51 orang tersebut, 3 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Parahnya, 3 tersangka tersebut adalah remaja yang masih sangat muda. Masing-masing tersangka berinisial HKC (15), FR (16), dan NCS (18), seluruhnya warga Kecamatan Kasihan, Bantul. Ketiganya masih didalami apakah termasuk dalam kelompok suporter atau tidak.

Comments
Loading...