Kala Alan Shearer Jadi Provokator di Laga Newcastle vs Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Pekan kelima Liga Inggris 2020-21 akan menghadirkan laga Newcastle vs Manchester United di Stadion St James Park, Sabtu (17/10/2020). Laga ini sangat penting untuk kedua tim, utamanya untuk tim tamu. United membutuhkan kemenangan setelah serangkain hasil buruk.

Laga Newcastle vs Manchester United memiliki kenangan tersendiri bagi seorang Alan Shearer. Pada 2001, kedua bertemu di St James Park. Tim tuan rumah meraih kemenangan dramatis 4-3 pada laga tersebut.

Pada menit akhir pertandingan, Shearer yang mencetak gol kemenangan untuk tim tuan rumah terlibat selisih paham dengan kapten United, Roy Keane yang membuat pemain Republik Irlandia itu mendapat kartu merah. Kejadian ini bermula saat Shearer tengah mengiring bola dan mendapat kawalan dari Keane dan Gary Neville.

Bola keluar lapangan dan Keane mencoba untuk lakukan lemparan ke dalam. Namun Shearer tampak menggerakan tangannya ke arah Keane dan dibalas oleh pemain bernomor punggung 16 itu dengan melempar bola ke arah punggung Shearer.

Wasit yang memimpin laga pun memberikan kartu merah kepada Keane. Tak terima dengan keputusan wasit, Keane pun langsung menyerang Alan Shearer. Usai pertandingan, Shearer pun mengungkap bahwa Keane menunggunya di lorong ganti pemain.

“Dia meninju wajahku satu kali di St James Park, bukan?” ucap mantan kapten Inggris tersebut.

“Dia mendapat kartu merah dan harus keluar lapangan. Dia menunggu saya di lorong. Kami mencoba untuk melakukannya. Tidak ada yang bisa menahan kami. Setelah itu, kami tidak bisa bertemu satu sama lain,” ucap Shearer pada 2015 seperti dikutip Football5star.com dari Four Four Two.

Apa yang terjadi sebelum kartu merah Keane?

Sejumlah pihak menganggap kartu merah yang menimpa Keane pada laga Newcastle vs Manchester United akibat provokasi Shearer kepada wasit. Selain itu, Shearer dituding juga lemparkan kata-kata yang membuat Keane naik pitam.

Namun, Shearer sendiri tak ingin apa yang ia katakan sehingga Keane begitu marah dan ingin memukulnya.

“Dia mencoba lemparan cepat dan saya mencoba memperlambatnya karena beberapa menit tersisa dan kami ingin menang,” ucap Shearer.

“Dia mendapat pukulan keras dan melempar bola ke kepala saya. Saya tidak ingin apa yang saya katakan. Tapi dia jelas mencoba memukul saya dan mendapat kartu merah,” tambahnya.

Craig Bellamy, mantan rekan Shearer di Newcastle memiliki pandangan lain tentang insiden 2001 tersebut. Menurut pemain yang juga pernah berselisih dengan Shearer tersebut, tindakan mantan rekannya tersebut memang jelas memancing Keane untuk meledak.

“Saya menoton ketika Alan dan Roy Keane bentrok. Bola keluar untuk dilempar dan Keane pada akhirnya bereaksi terhadap sesuatu yang dikatakan Alan dan melempar bola ke arahnya,” tulis Bellamy di buku otobiografinya.

“Itu mengenai kepala belakang Keane dan Alan mengeluh kepada wasit. Wasit mengusir Keane dan ia langsung bertindak gola. Dia tampak seperti ingin merenggut kepala Alan. Butuh lima pemain United untuk menahannya,” tambah eks pemain Wales tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More